PENGARUH TATA KELOLA PERUSAHAAN TERHADAP KINERJA ENVIRONMENTAL SOCIAL GOVERNANCE (ESG): PERAN MODERASI KEPEMILIKAN ASING (STUDI KASUS PERUSAHAAN NON-KEUANGAN TERDAFTAR DI BEI PERIODE 2019-2023
Sarach Respilia Sukma, Ratna Nurhayati, S.E., M.Com., Ak., CA., Ph.D.
2025 | Tesis | S2 Ilmu Akuntansi/Akuntansi TerapanPenelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh tata kelola perusahaan terhadap kinerja environmental, social, governance (ESG) pada perusahaan non-keuangan di Indonesia. Penelitian ini fokus pada elemen tata kelola yang meliputi keberagaman gender dewan, ukuran dewan, dan komisaris independen dalam mempengaruhi kinerja ESG. Sampel penelitian terdiri dari 180 perusahaan non-keuangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode 2019-2023. Data dianalisis menggunakan regresi data panel dengan model fixed-effect dan uji robustness menggunakan model random-effect. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberagaman gender dewan dan komisaris independen berpengaruh positif terhadap kinerja ESG, sedangkan ukuran dewan berpengaruh negatif terhadap kinerja ESG. Selain itu penelitian ini tidak menemukan bukti bahwa kepemilikan asing memoderasi hubungan antara tata kelola perusahaan terhadap kinerja ESG. Analisis lebih lanjut dilakukan untuk menguji pengaruh tata kelola terhadap masing-masing pilar ESG. Keterbatasan penelitian ini antara lain, yaitu terbatasnya mekanisme tata kelola yang dianalisis dan cakupan sampel yang terbatas pada perusahaan yang memiliki skor ESG pada basis data Thomson Reuters. Temuan ini memberikan kontribusi pada literatur yang berkaitan dengan tata kelola dan kinerja keberlanjutan di negara berkembang yang mengadopsi sistem tata kelola dua tingkat, serta dapat memberikan referensi dan pengetahuan bagi praktisi dan regulator dalam meningkatkan kinerja ESG perusahaan.
This study aims to analyze the influence of corporate governance on environmental, social, and governance (ESG) in non-financial companies in Indonesia. The sample consists of 180 non-financial companies listed on the Indonesia Stock Exchange during the period 2019 to 2023. Data were analyzed using panel data regression with a fixed effect model and robustness tests employing a random effect model. The results indicate that gender diversity and independent commissioners have a positive and significant impact on ESG performance, while board size has a negative effect. Additionally, the study finds no evidence that foreign ownership moderates the relationship between corporate governance and ESG performance. Further analysis was conducted to examine the influence of corporate governance on each ESG pillar. The study has limitations, including the narrow scope of governance mechanisms analyzed and the sample restricted to companies with ESG scores from the Thomson Reuters database. These findings contribute to the literature on corporate governance and sustainability in developing countries with a two-tier governance system and provide valuable insights for practitioners and regulators aiming to enhance corporate ESG performance.
Kata Kunci : Tata Kelola, Karakteristik Dewan, Kepemilikan Asing, Kinerja ESG