Laporkan Masalah

Pertumbuhan dan hasil tiga varietas ubi jalar pada berbagai dosis kalium di tanah regosol

HARIYANTO, Bambang, Dr.Ir. Didik Indradewa, Dip.Agr.St

2004 | Tesis | S2 Agronomi

Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan varietas dan dosis kalium paling tepat yang dapat menghasilkan pertumbuhan optimal dan hasil lebih tinggi pada tiga varietas ubi jalar di tanah regosol. Penelitian dilaksanakan di Kebun Pendidikan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (KP-4) Universitas Gadjah Mada desa Kalitirto, Berbah, Sleman, Yogyakarta mulai bulan Januari sampai April 2004. Ketinggian lokasi penelitian kurang lebih 125 m diatas permukaan air laut. Penelitian dilakukan dengan menggunakan rancangan 3 x 4 faktorial yang disusun dalam rancangan lingkungan acak kelompok lengkap dengan 3 blok sebagai ulangan. Faktor pertama adalah Varietas terdiri dari Sari (Sa), Kidal (Ki), dan Boko (Bo). Faktor kedua adalah dosis K2O terdiri dari 0 kg.ha-1 (K0), 45 kg.ha-1 (K45), 90 kg.ha-1 (K90), dan 135 kg.ha-1 (K135). Varietas Sari menghasilkan pertumbuhan optimal dan hasil umbi lebih tinggi dibanding varietas Kidal dan Boko, sedangkan varietas Kidal mempunyai pertumbuhan relatif sama tetapi hasil umbi per hektar lebih tinggi dibanding varietas Boko. Pemupukan kalium dosis K2O 90 kg.ha-1 relatif menghasilkan pertumbuhan optimal dan hasil umbi maupun kadar pati lebih tinggi, sehingga merupakan dosis tepat untuk tanaman ubi jalar di tanah regosol.

The present experiment was designed to know exactly variety and potassium dosage yielded optimal growth and higher yield of three sweet potato varieties in regosol soil. It was done in the experimental field of Agricultural Training, Research, and Development (ATRD), Gadjah Mada University, located in Kalitirto, Berbah, Sleman, Yogyakarta from January 2004 to April 2004. The altitude of experiment location is estimated about 125 m above sea level (asl). This experiment adopted 3 x 4 factorial that was arranged in Randomized Complete Block Design (RCBD) with three blocks as replications. The first factor was variety, i.e : Sari, Kidal and Boko. The second factor was potassium dosage, i.e : 0 kg K2O.ha-1, 45 kg K2O.ha-1, 90 kg K2O.ha-1, and 135 kg K2O.ha-1. The experiment results showed that Sari variety had optimal growth and higher yield compared to those of Kidal and Boko varieties. The growth of Kidal variety is not different from that of Boko variety, but the tuber yield per hectar is higher. The 90 kg K2O.ha-1 potassium dosage yielded optimal growth and higher tuber and starch content yield. So, it is the most appropriate choice for sweet potato in regosol soil.

Kata Kunci : Tanah Regosol,Pertumbuhan Ubi Jalar,Kalium


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.