Optimasi Pertumbuhan dan Kandungan Metabolit Kultur Semimassal Euglena gracilis (Klebs, 1883) Strain Dieng IDN22 dengan Variasi Konsentrasi Pupuk TSP (Triple Super Phosphate)
Laila Mei Marwadani, Dr. Eko Agus Suyono, S.Si., M.App.Sc.
2025 | Skripsi | BIOLOGI
Mikroalga Euglena gracilis memiliki potensi dalam strategi "5F" (food, fiber, feed, fertilizer, fuel) karena kemampuannya memproduksi berbagai macam metabolit bernilai tinggi. Namun, pengembangannya di Indonesia masih terkendala biaya produksi yang mahal serta minimnya penelitian yang berfokus pada pengoptimalan strain lokal E. gracilis. Penelitian ini bertujuan untuk mengoptimalkan pertumbuhan dan produksi metabolit E. gracilis (Klebs, 1883) Strain Dieng IDN22 melalui variasi konsentrasi pupuk TSP sebagai sumber fosfat. Fosfat merupakan makronutrien esensial bagi mikroalga yang berperan dalam metabolisme seluler dan produksi metabolit. Penggunaan pupuk komersial dipilih sebagai sumber nutrisi yang lebih terjangkau untuk budidaya kultur. Penelitian dilakukan menggunakan desain Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan tiga ulangan dan dua perlakuan: M1 (0,495 g/L TSP) dan M2 (1,98 g/L TSP), serta MK (0,99 g/L TSP) sebagai kontrol. Kultivasi dilakukan dalam kultur berskala 50 liter dengan rasio 1:4 untuk inokulan dan medium kultur. Parameter yang diamati meliputi pertumbuhan sel menggunakan prinsip hemositometri, berat kering biomassa diuji dengan metode filtrasi vakum, lipid dengan metode Bligh and Dyer, karbohidrat dan paramilon dengan metode fenol-asam sulfat, serta pigmen dengan spektrofotometri. Data dianalisis dengan ANOVA satu arah (? = 0,05) dan uji lanjut DMRT (Duncan's Multiple Range Test). Hasil menunjukkan bahwa M1 dan M2 meningkatkan laju pertumbuhan, tetapi akumulasi biomassa hanya meningkat pada M2. Keduanya menurunkan lipid, namun meningkatkan karbohidrat, paramilon, dan klorofil a serta b. Sementara itu, peningkatan karotenoid hanya teramati pada M2. Penggunaan pupuk TSP pada konsentrasi tertentu meningkatkan efisiensi kultivasi E. gracilis, namun strategi optimasi tambahan diperlukan untuk menyesuaikan kebutuhan metabolit spesifik sesuai dengan tujuan aplikatifnya.
The microalgae Euglena gracilis has promising potential in the "5F" strategy (food, fiber, feed, fertilizer, fuel) due to its ability to produce various high-value metabolites. However, its development in Indonesia remains limited by high production costs and a lack of research focusing on optimizing local E. gracilis strains. This study aimed to optimize the growth and metabolite production of E. gracilis (Klebs, 1883) Dieng Strain IDN22 by varying the concentration of TSP fertilizer as a phosphate source. Phosphate is an essential macronutrient for microalgae, supporting cellular metabolism and metabolite biosynthesis. Commercial fertilizer was selected as a more affordable nutrient source for cultivation. The experiment employed a completely randomized design with three replications, using two treatments: M1 (0.495 g/L TSP) and M2 (1.98 g/L TSP), and MK (0.99 g/L TSP) as the control. Cultivation was conducted at a 50 liter scale with a 1:4 inoculum-to-medium ratio. Parameters observed included cell growth using hemocytometry principle, biomass dry weight using vacuum filtration, lipid content was measured by the Bligh and Dyer method, carbohydrates and paramylon were analyzed by the phenol-sulfuric acid method, and pigments was measured by spectrophotometry. Data were analyzed using one-way ANOVA (? = 0.05) and Duncan’s Multiple Range Test. Results showed that both M1 and M2 increased growth rates, but biomass accumulation only increased in M2. Both treatments decreased lipid content while enhancing carbohydrates, paramylon, chlorophyll a and b, with carotenoid increases observed only in M2. TSP fertilizer at specific concentrations improved E. gracilis cultivation efficiency, yet further optimization is needed to tailor metabolite production for specific applications.
Kata Kunci : Euglena gracilis, karbohidrat, kultur semimassal, lipid, pupuk TSP