Laporkan Masalah

TINJAUAN TERHADAP MASA PERCOBAAN DALAM PERJANJIAN KERJA WAKTU TIDAK TERTENTU (PKWTT) YANG MELEBIHI KETENTUAN PASAL 60 UNDANG - UNDANG NOMOR 13 TAHUN 2003 TENTANG KETENAGAKERJAAN (Studi Kasus: PT "X)

I Kadek Galang Taksu Ananda, Dr. Murti Pramuwadhani Dewi, S.H., M.Hum.

2025 | Tesis | S2 Magister Hukum

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan mengevaluasi keabsahan perjanjian kerja untuk waktu tidak tertentu (PKWTT) yang menetapkan masa percobaan melebihi batas waktu yang diatur dalam peraturan perundang-undangan, sebagaimana diterapkan oleh PT “X” kepada calon pekerja PKWTT. Selain itu, penelitian ini juga bertujuan untuk menelaah aspek perlindungan hukum terhadap pekerja yang menjalani masa percobaan yang melebihi ketentuan waktu sebagaimana diatur dalam undang – undang.

Jenis penelitian ini adalah penelitian hukum normatif-empiris dengan pendekatan deskriptif. Metode normatif – empiris digunakan untuk mengkaji peraturan perundang-undangan dan teori hukum yang relevan, namun karena pembahasannya tidak sepenuhnya dapat dijawab melalui kajian normatif, maka dilakukan pula pendekatan empiris melalui wawancara langsung di lapangan. Pendekatan ini bertujuan untuk memperoleh data primer dan sekunder yang kemudian dianalisis secara kualitatif guna memberikan gambaran yang utuh mengenai permasalahan yang diteliti.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa masa percobaan yang melebihi batas ketentuan undang-undang tidak memenuhi syarat objektif perjanjian, sehingga batal demi hukum secara parsial. Dalam masa percobaan yang melebihi jangka watu yang ditetapkan undang – undang pekerja memperoleh pelindungan dalam bentuk preventif dan repesif yang telah diberikan pemerintah untuk melindungi pekerja dari pelanggaran hak – haknya, namun pelindungan hukum represif belum sepenuhnya terlaksana dengan baik.

This study aims to examine and evaluate the validity of an indefinite employment agreement (PKWTT) that stipulates a probationary period exceeding the time limit stipulated in the laws and regulations, as implemented by PT “X” to prospective PKWTT workers. In addition, this study also aims to examine the legal protection aspects for workers undergoing a probationary period that exceeds the time limit stipulated in the law.

This type of research is a normative-empirical legal research with a descriptive approach. The normative-empirical method is used to study relevant laws and legal theories, but because the discussion cannot be fully answered through normative studies, an empirical approach is also carried out through direct interviews in the field. This approach aims to obtain primary and secondary data which are then analyzed qualitatively in order to provide a complete picture of the problems being studied.

The results of the study indicate that the trial period that exceeds the statutory provisions does not meet the objective requirements of the agreement, so it is partially null and void. During the trial period that exceeds the time period stipulated by law, workers receive protection in the form of preventive and repressive measures that have been provided by the government to protect workers from violations of their rights, but repressive legal protection has not been fully implemented properly.

Kata Kunci : Kata Kunci : Masa Percobaan, Keabsahan Perjanjian, Pelindungan Hukum Pekerja

  1. S2-2025-524947-abstract.pdf  
  2. S2-2025-524947-bibliography.pdf  
  3. S2-2025-524947-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2025-524947-title.pdf