Laporkan Masalah

Perlindungan hukum terhadap nasabah asuransi pada perusahaan asuransi yang dinyatakan pailit

HAFIDAH, Noor, Prof.Dr. RM. Sudikno Mertokusumo, SH

2004 | Tesis | S2 Ilmu Hukum

Penelitian mengenai Perlindungan Hukum Terhadap Nasabah Asuransi Pada Perusahaan Asuransi yang Dinyatakan Pailit merupakan penelitian yuridis normatif yang bertujuan untuk mengetahui bagaimana perlindungan hukum terhadap nasabah asuransi pada perusahaan asuransi yang dinyatakan pailit. Penelitian ini menitikberatkan pada penelitian kepustakaan untuk memperoleh data sekunder dan didukung oleh penelitian lapangan untuk memperoleh data primer, dengan alat pengumpul data studi dokumen, kuesioner maupun pedoman wawancara. Data yang diperoleh kemudian dianalisis dengan menggunakan metode kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlindungan hukum terhadap nasabah asuransi pada perusahaan asuransi yang dinyatakan pailit, masih lemah. Lemahnya perlindungan hukum terhadap nasabah ini tergambar dari kedudukan nasabah asuransi yang berada pada kedud ukan sebagai kreditur konkuren. KUH Perdata, khususnya pasal 1132, 1133, 1134, 1138, 1139, dan 1149, merupakan ketentuan yang mengatur tentang tingkat preferensi kreditur. Menurut KUH Perdata, kreditur dibagi menjadi kreditur preferent, yaitu kreditur yang mempunyai hak untuk didahulukan dari kreditur-kreditur lainnya dan kreditur konkuren, yaitu kreditur pari passu dan pro rata. Dengan kedudukan sebagai kreditur yang konkuren, maka dalam hal pelunasan atas premi yang telah dibayarkan pada perusahaan asuransi yang dinyatakan pailit, nasabah asuransi hanya akan mendapatkannya dari sisa pembagian harta pailit setelah terlebih dahulu dibagikan pada para kreditur preferent. Hal ini tentu saja sangat merugikan nasabah asuransi, karena uang pertanggungan yang diterima jauh lebih rendah dari nilai total premi yang telah mereka bayarkan. Oleh karena itu jaminan deposito atas premi yang telah dibayarkan oleh nasabah asuransi sangat diperlukan demi meningkatkan perlindungan hukum terhadap nasabah asuransi.

The research on Legal Protection for Insurance Clients in a Bankrupt Insurance Company is a juridical normative research, which aims to investigate legal protection provided for insurance clients in a case when the company is declared bankrupt. This research focuses on library research to obtain secondary data and supports it with field research to obtain primary data. Document study and questionnaires and interview are used as data collecting instruments. Qualitative method is adopted for data analysis. The research results indicate that legal protection for insurance clients in a bankrupt insurance company is weak. The weak legal protection for them is reflected from their positions as concurrent creditors. The Civil Code in particular articles 1132, 1133, 1134, 1138, 1139, and 1149 regulates preference rank of creditors. According to the Civil Code, creditors are classified as preferent creditors, which means that they have rights to be prioritised over other creditors, and concurrent creditors, which means pari passu and pro rata creditor. Holding a position as concurrent creditors, clients of a bankrupt insurance company will get only payment of paid premium from the remaining company assets after they are divided for preferent creditors. This policy is of course disadvantageous for the clients as the insurance claim to be received is much lower than the total amount of premium they have paid. Therefore, a deposit security for the prepaid premium to be paid by either the clients themselves is needed to guaranty better legal protection for these insurance clients.

Kata Kunci : Perlindungan Hukum,Nasabah Asuransi,Asuransi Pailit, legal protection, insurance clients, bankrupt insurance company


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.