ANALISIS PEMANFAATAN TANAH KAS DESA BERBASIS SISTEM INFORMASI GEOGRAFIS (SIG) DALAM RANGKA PENINGKATAN PENDAPATAN ASLI DESA (PADES) STUDI KASUS: SEWA TANAH KAS DESA JOGOTIRTO, KAPANEWON BERBAH, KABUPATEN SLEMAN, PROVINSI DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA TAHUN 2025
Sasabella, Anisa Nurpita, S.E.,M.Ec.Dev
2025 | Tugas Akhir | D4 Manajemen dan Penilaian Properti
Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) merupakan salah satu wilayah di Indonesia yang memiliki status keistimewaan dalam penyelenggaraan pemerintahan. Salah satu hak istimewa yang dimilikinya adalah wewenang khusus dalam mengelola serta memanfaatkan Tanah Kas Desa (TKD). Fenomena pemanfaatan TKD menjadi isu penting untuk dikaji, karena masih terdapat TKD yang penggunaannya belum dioptimalkan, padahal TKD merupakan salah satu sumber utama Pendapatan Asli Desa (PADes). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penggunaan TKD serta melakukan revaluasi terhadap nilai sewa tanah TKD di Kalurahan Jogotirto, Kapanewon Berbah, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Desain penelitian yang digunakan adalah metode kombinasi (mixed methods), dengan teknik pengumpulan data yang meliputi wawancara, observasi, dan studi literatur. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pengelolaan TKD di Kalurahan Jogotirto masih belum optimal. Hal ini dibuktikan dengan adanya nilai kenaikan potensi dari nilai sewa pasar tanah TKD di Kapanewon Berbah sebesar Rp145,130,827/tahun. Faktor utama yang menyebabkan hal tersebut adalah tidak dilakukannya revaluasi nilai sewa tanah secara berkala. Akibatnya, nilai sewa tanah yang berlaku belum mencerminkan nilai ekonomi aktual dari aset TKD yang dimiliki.
The Special Region of Yogyakarta (DIY) is one of the provinces in Indonesia that holds a special status in governmental administration. One of its exclusive authorities is the management and utilization of Village Treasury Land . The utilization of TKD has become a crucial issue to examine, as many TKD areas remain underutilized despite their significant role as a primary source of Pendapatan Asli Desa (PADes) or Village Original Revenue. This study aims to analyze the use of TKD and conduct a revaluation of its rental value in Kalurahan Jogotirto, Kapanewon Berbah, Sleman Regency, Special Region of Yogyakarta. The research employs a mixed-methods approach, incorporating data collection techniques such as interviews, observations, and literature reviews. The findings indicate that the management of TKD in Kalurahan Jogotirto remains suboptimal. This is evidenced by the increase in the potential value of the TKD land market rental price in Kapanewon Berbah, reaching Rp145,130,827/year. The primary factor contributing to this issue is the lack of periodic revaluation of TKD rental values. Consequently, the current rental prices do not accurately reflect the actual economic value of these asset
Kata Kunci : Manajemen Aset Publik, Nilai Potensial Aset, Revaluasi Nilai Sewa Pasar, Tanah Kas Desa