Laporkan Masalah

Hubungan penalaran moral dengan motivasi beragama dan partisipasi dalam Lembaga Kemahasiswaan pada Mahasiswa IAIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

RIDLA, Muhammad Rosyid, Prof.Dr. Bimo Walgito

2004 | Tesis | S2 Psikologi

Masalah moralitas merupakan sesuatu yang sangat penting bagi kehidupan manusia, karena berkaitan dengan masalah perbuatan baik dan buruk. Salah satu aspek dalam moralitas adalah adanya penalaran moral, yaitu suatu kemampuan individu untuk melakukan penilaian terhadap alasan seseorang dalam berperilaku baik atau buruk, benar atau salah. Adanya penalaran moral ini dapat dipicu oleh adanya motivasi beragama, yaitu suatu dorongan keagamaan berasal dari dalam individu. Penalaran moral juga dapat disebabkan adanya interaksi dengan lingkungan, diantaranya partisipasi dalam sebuah organisasi. Kedua faktor tersebut dapat dijadikan landasan bagi individu dalam melakukan penalaran moral. Secara konsep, kualitas penalaran moral individu didasarkan atas adanya pemahaman internal berupa motivasi beragama dan hasil interaksi dengan lingkungan berupa partisipasi dalam suatu organisasi. Penelitian ini berusaha menguji pengaruh motivasi beragama dan partisipasi dalam lembaga kemahasiswaan terhadap penalaran moral mahasiswa. Variabel bebas penelitian ini adalah motivasi beragama dan paratisipasi dalam lembaga kemahasiswaan. Variabel terikatnya adalah penalaran moral. Untuk lebih memperkuat analisis, faktor umur diikutkan sebagai variabel kontrol. Penelitian dilakukan terhadap 190 mahasiswa, berasal dari lima fakultas di lingkungan IAIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Masing- masing fakultas diwakili oleh 36 sampai 41 orang. Subjek penelitian adalah mahasiswa semester genap tahun akademik 2003/2004, berumur 18-24 tahun dan ikut organisasi kemahasiswaan. Analisis data utama menggunakan analisis regresi dan korelasi parsial dengan bantuan program SPSS for windows 11,0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Motivasi beragama dan partisipasi dalam lembaga kemahasiswaan berpengaruh secara positif terhadap penalaran moral mahasiswa; (2) Pengaruh partisipasi dalam lembaga kemahasiswaan (faktor eksternal) terhadap penalaran moral mahasiswa lebih besar dibanding dengan pengaruh motivasi beragama (faktor internal) terhadap penalaran moral mahasiswa; (3) Semakin meningkat umur seseorang tidak diikuti dengan meningkatnya pengaruh motivasi beragama dan partisipasi dalam lembaga kemahasiswaan terhadap penalaran moral mahasiswa.

Morality problems is the important thing for the human life, because it relates to the problem of right and bad. One of aspects of morality is moral reasoning, that is an individual ability to evaluate the reasoning of the right and bad or true and false attitude. The moral reasoning is triggered by the religious motivation, that is a religious support that based on the individual internal side. Moral reasoning could be caused from the existence of the environmental interaction such as organization participation. Both factor are the individual foundament to do the moral reasoning. Conceptually, the individual moral reasoning quality is based on the internal understanding that is the religious motivation and the environmental interaction result in wich in the form of organization participation. This research tried to find the influence of religious motivation and participation in an organization to students moral reasoning. The independent variables of this research were religious motivation and participation the student organization. The dependent variable was moral reasoning. In order to strength the analysis, age was included as a control variable. The research was done to 190 students, from five faculties of IAIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. The sample of each faculties were between from 36 to 41 students. The subject were the students of the second semester of 2003/2004. They were between 18-24 years old and take the participation in students organization. The main analysis of this research was used regressions and partial correlation analysis with SPSS for windows 11,0 program. The result of this research should that: (1) Religious motivation and participation in a student organization had a positive influence to the students moral reasoning; (2) The influence of the participation in a student organization (external factor) to the students moral reasoning was higher than the influence of the influence of the religious motivation (internal factor) to the students moral reasoning; (3) The higher age of the individu wouldn’t increase the influence of the religious motivation and participation in students organization to the students moral reasoning.

Kata Kunci : Psikologi,Penalaran Moral,Motivasi Beragama, Moral reasoning, religious motivation, participation, age


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.