Laporkan Masalah

Hubungan antara citra diri dan lama latihan dengan depresi pada orang kegemukan

HAMID, Harlina, Prof.Drs. Sutrisno Hadi, MA

2004 | Tesis | S2 Psikologi

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara citra diri, lama latihan dengan depresi pada orang kegemukan. Selain kedua prediktor tersebut, penelitian ini juga bertujuan megetahui hubungan jenis kelamin dan usia dengan depresi pada orang kegemukan, adapun kedua variabel tersebut dalam penelitian ini berkedudukan sebagai variabel sertaan. Subyek penelitian adalah anggota 2 studio senam di Daerah Istimewa Yogyakarta, yaitu: Sanggar Senam Puspita, Lembah Fitness Centre. Jumlah keseluruhan subyek penelitian adalah 60 orang. Instrumen yang digunakan di dalam penelitian ini adalah Skala Depresi Beck untuk mengungkap tinggi rendahnya depresi, Skala Citra Diri untuk mengungkap tinggi rendahnya citra diri dan data identitas pribadi untuk mengetahui lama latihan, usia dan jenis kelamin. Data penelitian dianalisis dengan menggunakan teknik analisis regresi. Hasil analisis regresi menunjukkan nilai R sebesar 0,848 dengan p < 0,01 yang berarti bahwa secara keseluruhan terdapat korelasi antara citra diri, lama latihan, jenis kelamin dan usia pada orang kegemukan. Secara terpisah, citra diri dengan depresi terbukti berkorelasi negatif secara sangat signifikan (rpar-xy=- 0,359;p<0,01), artinya semakin tinggi citra diri subyek maka semakin rendah depresinya. Lama latihan dengan depresi berkorelasi negatif secara sangat signifikan (rpar-xy=-0,536;p<0,01). artinya semakin lama latihan fisik berupa olahraga maka semakin rendah depresinya. Jenis kelamin terbukti berkorelasi positif dengan depresi secara sangat signifikan (rpar-xy=0,270;p<0,05), perempuan lebih depresif daripada laki-laki. Usia tidak berkorelasi dengan depresi pada orang kegemukan (rpar-xy=-0,112;p>0,05).

The aim of this research was to know the relationship between body image and the length of exercise with depression in obese person. Beside both predictors, this research also intended to know the relationship between gender and age with depression in obese person, although both variables of this research taken a position as moderator variables. Subjects were members of two fitness centres in Daerah Istimewa Yogyakarta. They were The Puspita fitness centre dan Lembah Fitness centre. Total subjects were 60. The instruments used in this research were Beck Depression Inventory, Body Image Scale and data of personal identity. Research data were analysed by using regression analysis technique. The result of regression analysis indicated that there was a negative correlation between body image and the length of exercise with depression in obese person. It means that the higher body image of the subject the lower depression they experienced (rpar-xy=-0,359;p<0,01 ); the longer of exercise, the lower depression they experienced( rpar-xy =-0,536;p<0,01); there was a positif correlation between gender and depression in obese person, women more depressive than men (rparxy= 0,270;p<0,05) Their age were not correlated with depression (rpar-xy=- 0,112;p>0,05).

Kata Kunci : Depresi,Kegemukan,Percaya Diri, citra diri, lama latihan, body image, exercise, depression


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.