Green Synthesis Komposit Nanopartikel Berbasis Besi Oksida Dan Aplikasinya Untuk Hipertermia Magnetik
Mahardika Yoga Darmawan, Prof. Dr. Eng. Edi Suharyadi, S.Si., M.Eng. ; Dr.Sc. Ari Dwi Nugraheni, S.Si.,M.Si.
2025 | Disertasi | S3 Ilmu Fisika
Telah dilakukan penelitian menggunakan pendekatan green synthesis dengan ekstrak moringa oleifera untuk menghasilkan nanokomposit Fe3O4 difungsionalisasi dengan silver (Ag) dan mesoporous silica nanoparticles (MSN). Karakterisasi menunjukkan bahwa Fe3O4, Fe3O4/Ag, dan Fe3O4-MSN/Ag memiliki ukuran kristalit masing-masing sebesar 19,1 ± 0,2 nm, 26,3 ± 0,4 nm, dan 15,6 ± 0,5 nm. Morfologi Fe3O4, Fe3O4/Ag, dan Fe3O4-MSN/Ag berbentuk cenderung bulat dengan ukuran rata-rata 21 ± 2 nm, 31 ± 3, dan 21 ± 4 nm serta memiliki magnetisasi saturasi masing 53,1 ± 0,5, 43,2 ± 0,4, dan 20,1 ± 0,2 emu/g. Analisis SEM-EDX mengonfirmasi keberhasilan sintesis dengan keberadaan unsur Fe, Si, dan Ag. Evaluasi specific absorption rate (SAR) menunjukkan bahwa modifikasi Fe3O4 dengan Ag menurunkan nilai SAR, namun penggunaan MSN sebagai template cenderung meningkatkan SAR. Fe3O4-MSN/Ag memiliki zeta potential sebesar 38,7 mV lebih tinggi dibandingkan Fe3O4 sebesar 25,4 mV. Hal tersebut yang menunjukkan stabilitas koloid lebih baik. Nilai SAR tertinggi untuk Fe3O4, Fe3O4/Ag, dan Fe3O4-MSN/Ag masing-masing adalah 2,5 ± 0,5 W/g, 2,1 ± 0,2 W/g, dan 1,6 ± 0,3 W/g. Uji sitotoksisitas Fe3O4-MSN/Ag menghasilkan IC50 sebesar 6,5 µg/mL. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa nanokomposit Fe3O4-MSN/Ag yang dihasilkan melalui green synthesis memiliki potensi besar sebagai material untuk aplikasi hipertermia magnetik
Kata Kunci : Fe3O4, green synthesis, silver, mesoporous silica, hipertermia magnetik, specific absorption rate