PENGALAMAN NARAPIDANA DENGAN KEJAHATAN BERAT YANG MENJALANI HUKUMAN DI LEMBAGA PEMASYARAKATAN PERMISAN NUSAKAMBANGAN
Nur Intan Kaimudin, Prof. Intansari Nurjannah, S.Kp.,M.N.Sc.,Ph.D; Sri Warsini, S.Kep.,Ns.,M.Kes.,Ph.D
2025 | Tesis | S2 Magister Keperawatan
Latar Belakang: Narapidana adalah pelaku
kejahatan berat yang melakukan tindakan kriminal dan menimbulkan dampak serius
terhadap individu, masyarakat, dan negara. Narapidana yang dihukum akibat
tindak kejahatan berat memiliki banyak pengalaman baik pengalaman kognitif,
psikologis, serta sosial dan spiritual yang tentunya tidak dimiliki orang pada
umumnya dalam menjalani hukuman di Nusakambangan. Namun, penelitian terkait
pengalaman sebagai narapidana dalam menjalani hari-hari sebagai narapidana
masih terbatas. Oleh karena itu, penelitian ini penting untuk memperkaya
literatur dan mengisi kekosongan pengetahuan mengenai pengalaman narapidana
yang menjalani kehidupan narapidana selama berada di Nusakambangan.
Metode: Penelitian
kualitatif dengan jenis deskripsi kualitatif ini melibatkan 8 partisipan yang
dipilih secara purposive sampling. Pengambilan data dilakukan pada November
2023 melalui wawancara mendalam. Analisis data menggunakan metode analisis data
yang dikembangkan Moustakas.
Hasil: Hasil
analisis menunjukkan ada 4 tema yang teridentifikasi, yaitu: 1. Alasan
menjalani hukuman di Nusakambangan; 2. Perasaaan dan emosi yang dirasakan saat
mendapat keputusan hukuman dan menjalani hukuman di Nusakambangan; 3. Dampak
menjalani hukuman di Nusakambangan; 4. Harapan individu dan keluarga setelah
menjalani hukuman.
Kesimpulan: Selama menjalani hukuman, narapidana merasakan emosi dan dampak negatif dari perbuatannya namun begitu diantara mereka telah mendapatkan hikmah positif.
Background: Prisoners are serious criminals who commit criminal
acts and have a serious impact on individuals, society and the state. Prisoners
convicted of serious crimes have many experiences both cognitive,
psychological, social and spiritual experiences that are certainly not owned by
people in general in serving sentences in Nusakambangan. However, research
related to the experience as a prisoner in undergoing days as a prisoner is
still limited. Therefore, this research is important to enrich the literature
and fill the void of knowledge regarding the experiences of prisoners who live
the life of prisoners while in Nusakambangan.
Methods: This type
of qualitative research with qualitative description involved 8 participants
selected using purposive sampling. Data collection was carried out in November
2023 through in-depth interviews. Data analysis uses the data analysis method
developed by Moustakas.
Results: The
results of the analysis show that there are 4 themes identified, namely: 1.
reasons for serving a sentence in Nusakambangan; 2. feelings and emotions felt
when getting a sentence decision and serving a sentence in Nusakambangan; 3.
the impact of serving a sentence in Nusakambangan; 4. individual and family
expectations after serving a sentence.
Conclusion: While serving their sentences, prisoners feel the
negative emotions and impacts of their actions, but some have learned positive
lessons. Prisoners still have hope to start a life in the future, as well as
their families' hope for positive change.
Kata Kunci : narapidana,kejahatan berat,aspek psikologis