Jumlah Sel NK CD56+ Darah Tepi sebagai Biomarker Penunjang pada Neuritis Optik
Theresia Dwiamelia, dr. Widyandana, MHPE., Ph.D., Sp.M(K); dr. Firman Setya Wardhana, M.Kes., Sp.M(K)
2025 | Tesis-Spesialis | S2 Ilmu Penyakit Mata
Latar Belakang: Neuritis optik (NO) merupakan inflamasi pada saraf optik yang dapat menyebabkan gangguan penglihatan, bahkan kebutaan. Diagnosis dini NO penting untuk penatalaksanaan awal dan pencegahan terhadap progresivitas penyakit, namun masih dibutuhkan pemeriksaan penunjang yang lebih sensitif dan spesifik. Sel Natural Killer (NK) CD56+ diketahui memiliki peran dalam modulasi respon imun dan inflamasi, sehingga berpotensi menjadi biomarker diagnosis NO.
Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis jumlah sel NK CD56+ pada pasien neuritis optik sebagai biomarker diagnosis potensial NO.
Metode: Penelitian ini merupakan studi analitik dengan pendekatan potong lintang yang dilaksanakan sejak bulan September 2024 hingga Maret 2025 di RSUP Dr. Sardjito dan FK-KMK UGM. Jumlah subjek penelitian sebanyak 46 orang, terdiri dari 23 pasien NO dan 23 subjek kontrol sehat. Sampel darah perifer dikumpulkan dari pasien NO dan kelompok kontrol sehat. Analisis ekspresi sel NK CD56+ dilakukan menggunakan flow cytometry. Data dianalisis secara statistik untuk melihat perbedaan signifikan antara kelompok.
Hasil: Jumlah absolut sel NK CD56+ pada kelompok NO lebih tinggi secara signifikan dibandingkan kelompok kontrol sehat (p=0,045). Analisis kurva ROC menunjukkan bahwa jumlah sel NK CD56+ memiliki kemampuan diagnostik rendah dengan nilai AUC sebesar 0,611 (p=0,199). Hasil uji Pearson Chi-Square didapatkan hubungan yang signifikan (p=0.038) antara nilai cut-off >36,69 sel/µl dengan status diagnosis NO (sensitifitas 60,9%; spesifisitas 69,6%), dimana menjadi lebih berisiko 3,56 kali untuk terjadinya neuritis optik (p=0.042).
Kesimpulan: Jumlah sel NK CD56+ meningkat secara signifikan pada pasien NO dan berpotensi sebagai biomarker tambahan dalam diagnosis penyakit NO, walaupun belum cukup kuat untuk digunakan sebagai alat diagnostik tunggal. Studi lanjutan dengan jumlah sampel lebih besar dan analisis subset CD56+ diperlukan.
Background: Optic neuritis (ON) is an inflammation of the optic nerve that can cause visual disturbances and even blindness. Early diagnosis of ON is crucial for prompt management and prevention of disease progression, but more sensitive and specific supporting examinations are still needed. CD56+ Natural Killer (NK) cells are known to play a role in modulating immune and inflammatory responses, making them a potential diagnostic biomarker for ON.
Objective: This study aims to analyze the number of CD56+ NK cells in patients with optic neuritis as a potential diagnostic biomarker for ON.
Methods: This was an analytical cross-sectional study conducted from September 2024 to March 2025 at Dr. Sardjito General Hospital and the Faculty of Medicine, Public Health, and Nursing, Universitas Gadjah Mada. The study included 46 subjects, consisting of 23 ON patients and 23 healthy controls. Peripheral blood samples were collected from both ON patients and healthy controls. The expression of CD56+ NK cells was analyzed using flow cytometry. Statistical analysis was performed to determine significant differences between groups.
Results: The absolute number of CD56+ NK cells in the ON group was significantly higher than in the healthy control group (p=0.045). ROC curve analysis showed that the number of CD56+ NK cells had low diagnostic ability with an AUC value of 0.611 (p=0.199). Pearson Chi-Square test showed a significant association (p=0.038) between a cut-off value of >36.69 cells/µl and ON diagnosis status (sensitivity 60.9%; specificity 69.6%), indicating a 3.56-fold increased risk of developing optic neuritis (p=0.042).
Conclusion: The number of CD56+ NK cells is significantly increased in ON patients and has potential as a supporting biomarker in the diagnosis of ON, although it is not yet strong enough to be used as a standalone diagnostic tool. Further studies with larger sample sizes and analysis of CD56+ subsets are needed.
Kata Kunci : Sel NK, CD56, Neuritis Optik, Biomarker