Laporkan Masalah

Taksiran Emisi dan Serapan Karbon Tegakan Gamal, Eboni, dan Mahoni di KHDTK Wanagama I, Kabupaten Gunungkidul

Bobby Hendrawan, Dr. Ir. Daryono Prehaten, S.Hut., M.Sc., IPM. ; Prof. Ir. Widiyatno, S.Hut., M.Sc., Ph.D., IPM.

2025 | Skripsi | KEHUTANAN

Hutan memiliki fungsi ganda, yaitu sebagai sumber emisi sekaligus penyerap karbon di atmosfer. Hutan berperan sebagai sumber emisi  dengan melepaskan CO? melalui respirasi tanah yang disebabkan oleh aktivitas mikroorganisme dan akar tanaman. Hutan berperan menyerap CO? melalui proses fotosintesis dan menyimpannya dalam bentuk biomassa. Penelitian ini bertujuan 1) menaksir nilai emisi karbon yang dihasilkan dari respirasi tanah, 2) jumlah simpanan dan serapan karbon pada tegakan gamal, eboni, dan mahoni di Petak 5 KHDTK Wanagama I.

Penelitian ini menggunakan metode non destructive pada pengambilan data tegakan dengan menggunakan petak ukur 25m x 40m. Serasah dan tumbuhan bawah menggunakan metode destructive pada petak ukur 1m x 1m. Emisi CO? diukur menggunakan Infrared Gas Analyzer (IRGA). Biomassa tegakan dihitung menggunakan persamaan alometrik, sedangkan biomassa seresah dan tumbuhan bawah diperoleh dari berat kering oven pada suhu 70°C. Nilai simpanan karbon dihitung sebesar 47?ri total biomassa. Serapan karbon dalam bentuk ekuivalen CO? diperoleh dengan menggunakan faktor konversi 3,67 berdasarkan perbandingan massa atom C dalam molekul CO?.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai emisi CO? melalui respirasi tanah pada tegakan gamal mencapai 48,15 ton CO?/ha/tahun. Tegakan eboni menghasilkan emisi sebesar 68,69 ton CO?/ha/tahun. Tegakan mahoni menunjukkan nilai emisi tertinggi yaitu sebesar 132,65 ton CO?/ha/tahun. Tegakan gamal menyimpan karbon sebesar 47,17 ton C/ha, dengan nilai serapan ekuivalen CO? sebesar 173,10 ton CO?/ha. Tegakan eboni memiliki simpanan karbon sebesar 87,77 ton C/ha dan serapan karbon sebesar 322,08 ton CO?/ha. Tegakan mahoni menunjukkan simpanan karbon sebesar 181,9 ton C/ha, dengan serapan karbon ekuivalen sebesar 667,57 ton CO?/ha.

Forests serve a dual function as sources of emissions and sinks of atmospheric carbon. As sources, forests release CO? through soil respiration, a process driven by the activity of microorganisms and plant roots. Conversely, as sinks, forests absorb atmospheric CO? through photosynthesis and store it in the form of biomass. This study aimed to 1) estimate carbon emissions from soil respiration and 2) quantify the amount of carbon stored and sequestered in stands of gamal, eboni, and mahoni located in Plot 5 of the KHDTK Wanagama I.

To estimate carbon dynamics, a non-destructive method was used to evaluate tree biomass within 25m × 40m plots, while a destructive method was applied in 1m × 1m subplots for litter and understory vegetation. CO? emissions were measured using an Infrared Gas Analyzer (IRGA). Tree biomass was estimated using allometric equations, and biomass of litter and understory was determined through oven-drying at 70°C. Carbon storage was assumed to be 47% of total biomass, and sequestration was calculated in CO? equivalents using a factor of 3.67.

The results indicated soil respiration CO? emissions of 48.15 tons CO?/ha/year for gamal stands, 68.69 tons CO?/ha/year for eboni stands, and 132.65 tons CO?/ha/year for mahoni stands. Carbon storage in gamal stands was 47.17 tons C/ha, with corresponding carbon sequestration of 173.10 tons CO?/ha. Eboni stands exhibited carbon storage of 87.77 tons C/ha and sequestration of 322.08 tons CO?/ha. Meanwhile, mahoni stands stored 181.9 tons C/ha with carbon sequestration amounting to 667.57 tons CO?/ha.

Kata Kunci : Siklus Karbon, Emisi CO?, IRGA, Simpanan Karbon, Serapan CO2. ; Carbon Cycle, CO? Emissions, IRGA, Carbon Storage, CO? Sequestration.

  1. S1-2025-474499-abstract.pdf  
  2. S1-2025-474499-bibliography.pdf  
  3. S1-2025-474499-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2025-474499-title.pdf