Laporkan Masalah

Analisis Framing Pemberitaan Konflik Israel-Palestina di Media Al-Jazeera Arabic dan CNN Arabic: Analisis Wacana Kritis

Nur Afifah Hamzah, Dr. Aprillia Firmonasari, S.S., M.Hum., DEA.

2025 | Tesis | S2 Linguistik

Diskursus pemberitaan konflik Israel–Palestina dalam media internasional tidak lepas dari keberpihakan yang ditampilkan secara langsung maupun tidak langsung melalui strategi bahasa. Penelitian ini bertujuan untuk menemukan pola pembingkaian wacana konflik serta mengidentifikasi faktor-faktor yang melatarbelakangi keberpihakan media Al Jazeera Arabic dan CNN Arabic. Data penelitian ini berupa 180 artikel berita dari kedua media yang terbit sepanjang Desember 2024, dianalisis menggunakan perangkat lunak korpus AntConc untuk memperoleh kata kunci dan konteks kemunculannya. Penelitian ini menggunakan pendekatan Analisis Wacana Kritis (AWK) Norman Fairclough dengan metode deskriptif kualitatif.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa Al Jazeera Arabic membingkai Gaza sebagai entitas korban dan Israel sebagai pihak penyerang melalui penggunaan kata-kata seperti  /al-ihtilal/ ‘penjajahan’,  /Gazah/ ‘Gaza’, /al-jaisyi al-‘isra’ili/ ‘pasukan Israel’. Sementara itu, CNN Arabic cenderung merepresentasikan konflik secara netral, namun tetap berpihak pada Israel melalui pemilihan sumber, penggunaan kata kerja pasif, dan penghindaran penyebutan langsung kata penjajah. Framing yang digunakan oleh kedua media menunjukkan perbedaan ideologi dan arah pemberitaan di mana Al Jazeera Arabic berpihak pada Palestina dan CNN Arabic cenderung berpihak pada Israel.


Faktor-faktor keberpihakan media dalam penelitian ini diidentifikasi dari tiga aspek: latar belakang kelembagaan, orientasi ideologis dan geopolitik, serta karakteristik pembaca. Al Jazeera Arabic yang berbasis di Qatar membawa semangat dukungan terhadap perjuangan Palestina, sementara CNN Arabic mengikuti garis redaksi global CNN yang selaras dengan kepentingan Barat. Temuan ini menegaskan bahwa bahasa digunakan di dalam media tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga membentuk pemaknaan sosial dan mendukung kepentingan tertentu melalui praktik produksi dan representasi wacana.

The discourse surrounding the Israel–Palestine conflict in international media is inseparable from the presence of ideological bias, expressed both explicitly and implicitly through linguistic strategies. This study aims to identify the patterns of media framing in reporting the conflict and to explain the underlying factors that shape the partisanship of Al Jazeera Arabic and CNN Arabic. The data consist of 90 news articles published by both media outlets throughout December 2024. Keyword identification and contextual analysis were conducted using the corpus tool AntConc, while the study employed Norman Fairclough’s Critical Discourse Analysis (CDA) framework with a qualitative descriptive approach.

The findings reveal that Al Jazeera Arabic frames Gaza as a victim and Israel as an perpetrator through the frequent use of lexical items such as /Gazah/ ‘Gaza’,  /al-ihtilal/ ‘occupation’, and  /al-jaisyi al-‘isra’ili/ ‘Israeli military’. In contrast, CNN Arabic tends to represent the conflict within a framework that appears structurally unbiased, yet implicitly favors Israel through selective sourcing, passive voice constructions, and the avoidance of naming aggressors directly. These framing patterns reflect divergent ideological orientations, with Al Jazeera Arabic demonstrating a pro-Palestinian stance, while CNN Arabic shows a tendency to align with Israel.

The study identifies three key factors influencing media partisanship: institutional background, ideological positioning and geopolitical positioning, and demographics positioning. As a Qatar-based outlet, Al Jazeera Arabic conveys a narrative of resistance aligned with Palestinian solidarity, whereas CNN Arabic follows the editorial line of its global parent network, reflecting Western diplomatic and political interests. These findings affirm that language in media not only conveys information but also actively constructs social meaning and reinforces particular interests through the production and representation of discourse.


Kata Kunci : Framing media, keberpihakan, analisis wacana kritis, konflik Israel – Palestina, Al Jazeera Arabic, CNN Arabic

  1. S2-2025-527421-abstract.pdf  
  2. S2-2025-527421-bibliography.pdf  
  3. S2-2025-527421-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2025-527421-title.pdf