Peran Kepercayaan Kesehatan dan Literasi Kesehatan terhadap Kepatuhan Pengobatan Antibiotik Pasien Pengguna Layanan Konsultasi Kesehatan Online
Farah Fauziyah, Diana Setiyawati, S.Psi., MHSc., Ph.D., Psikolog
2025 | Tesis | S2 Psikologi
Kepatuhan merupakan komponen penting dalam keberhasilan pengobatan dan pencegahan resistensi antibiotik. Diperlukan usaha yang cukup besar untuk meningkatkan kepatuhan pasien terhadap pengobatan antibiotik dari layanan konsultasi secara online. Faktor terkait kepercayaan kesehatan dan literasi kesehatan diduga memiliki peran dalam memengaruhi kepatuhan pasien. Oleh karena itu, hipotesis penelitian ini adalah terdapat peran kepercayaan kesehatan dan literasi kesehatan terhadap kepatuhan pengobatan antibiotik pada pasien pengguna layanan kesehatan online. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif pendekatan survei. Terdapat 210 partisipan pengguna layanan konsultasi kesehatan online, menerima setidaknya satu obat antibiotik, dan berusia minimal 18 tahun. Data dianalisis menggunakan analisis regresi linear berganda untuk mengidentifikasi kontribusi kepercayaan kesehatan dan literasi kesehatan terhadap kepatuhan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepercayaan kesehatan berperan terhadap kepatuhan pengobatan antibiotik pasien pengguna layanan konsultasi kesehatan online. Sementara, literasi kesehatan tidak berperan signifikan terhadap kepatuhan. Untuk mengeksplorasi lebih lanjut, ditemukan peran moderasi pendidikan terakhir terhadap hubungan literasi kesehatan dan kepatuhan pengobatan pada pasien layanan konsultasi kesehatan online.
Adherence is a critical component of successful treatment and the prevention of antibiotic resistance. Considerable efforts are required to enhance patient adherence to antibiotic treatment provided through online health consultation. Health belief and health literacy are hypothesized to play significant roles in influencing patient adherence. Therefore, this study aims to examine the role of health belief and health literacy on antibiotic adherence among patients using online health consultation. A quantitative survey approach was employed in this research. Participants consisted of 210 patients who had used online health consultation, received at least one antibiotic medication, and were aged 18 years or older. Data were analyzed using multiple linear regression to identify the contributions of each independent variable to adherence. Research findings showed that health belief has significant contribution to antibiotic treatment adherence among patients using online health consultations. Meanwhile, health literacy did not significantly influence patient adherence. In additional analysis, a moderating role of education was found in the relationship between health literacy and antibiotic treatment adherence among patients using online health consultation.
Kata Kunci : Kepatuhan, kepercayaan kesehatan, literasi kesehatan, telekonsultasi