Laporkan Masalah

Pemantauan parameter hidrologi untuk evaluasi pengelolaan DAS Progo hulu di atas kabupaten daerah Tingkat II Temanggung, Jawa Tengah

Fety Salamah, Drs. Suyono, M.S., Drs. Budi Sulaswono

1992 | Skripsi | S1 GEOGRAFI DAN ILMU LINGKUNGAN

Tujuan pengelolaan DAS secara umum adalah pemanfaatan sumberdaya alam secara optimum dan lestari, sesuai dengan kondisi lingkungan, sosial dan ekonomi. Untuk mengetahui keberhasilan pengelolaan DAS tersebut dapat dilihat dari berbagai segi, karena pengelolaan DAS mencakup berbagai aspek dan bersifat komplek. Salah satu cara untuk mengetahui keberhasilan pengelolaan DAS adalah melalui pendekatan dari segi hidrologi. Dalam penelitian ini, evaluasi pengelolaan DAS dilakukan dengan memantau memantau kecenderungan parameter-parameter hidrologinya. Parameter hidrologi yang digunakan adalah parameter hidrologi air permukaan, yang meliputi debit maksimum, debit minimum, indeks water regime, volume runoff, koefisien aliran tahunan, dan hasil sedimen. Melalui pemantauan parameter-parameter hidrologi DAS, maka pengelolaan DAS dapat diikuti perkembangannya, sehingga bila ada kekurangn dalam usaha pemulihan, perlindungan, dan perbaikan, dapat segera diambil tindakan secara bijaksana. Hasil pemantauan parameter hidrologi di DAS Progo Hulu menunjukkan bahwa sebagian besar parameter tersebut mempunyai pola kecenderungan yang sama dengan pola curah hujannya. Kesamaan pola kecenderungan tersebut terjadi hampir pada semua periode pengamatan (periode 1966/1967- 1985/1986), kecuali untuk beberapa parameter (indeks water regime, koefisien aliran tahunan, dan hasil sedimen). Beberapa parameter tersebut mempunyai kecenderungan menurun (semakin baik) dan tidak mengikuti pola curah hujannya pada beberapa periode terakhir. Dari hasil pemantauan tersebut, terlihat bahwa kegiatan pengelolaan DAS Progo Hulu belum besar pengaruhnya terhadap perbaikan hidroorologi di daerah tersebut. Hal ini disebabkan oleh masih sedikitnya luas lahan yang dikelola, terutama untuk kegiatan penanaman. Jenis pengelolaan DAS yang dominan adalah pembuatan teras (38,95%), sedang jenis pengelolaan yang lain, yaitu penanaman, pembuatan saluran pembuangan air, pembuatan unit percontohan sumber daya alam, dan pembuatan dam pengendali hanya mencakup + 10% dari luas DAS keseluruhan.

-

Kata Kunci : Pengelolaan Daerah aliran sungai ,Parameter hidrologi,Temanggung,Jawa Tengah

  1. S1-1992-2999-Fety_Salamah-abstract.pdf  
  2. S1-1992-2999-Fety_Salamah-bibliography.pdf  
  3. S1-1992-2999-Fety_Salamah-tableofcontent.pdf  
  4. S1-1992-2999-Fety_Salamah-title.pdf