Laporkan Masalah

Evaluasi Kualitas Informasi Kemasan Obat Bebas Influenza Dan Sediaan Vitamin Pasca Keputusan Menteri Kesehatan No. 386/MENKES/SK/IV/1994

Taufik Wahyudi, Dr. Suryawati, Apt.

1996 | Skripsi | S1 KEDOKTERAN

Penyakit influenza merupakan penyakit akut yang disebabkan oleh virus, yang sering mengenai hampir semua lapisan umur dalam masyarakat. Meskipun biasanya dapat sembuh dengan sendirinya, namun gejala- gejala yang menyertai penyakit ini cukup mengganggu aktifitas penderita sehingga penderita berusaha mengobatinya. Dilaporkan bahwa lebih dari 48,94% penderita influenza melakukan pengobatan sendiri/se/f medication dengan menggunakan obat modem anti flu (obat bebas di pasaran). Tingginya angka penggunaan obat oleh masyarakat tersebut juga terjadi pada kelompok vitamin. Walaupun sebenamya, vitamin hanya dibutuhkan untuk terapi penyakit defisiensi vitamin dan terapi suportif pada keadaan patologik saja. Disisi lain, informasi farmakologik dan farmasetik tentang obat influenza dan vitamin tersebut terkadang tidak adekuat, cenderung komersial dan sering menyesatkan. Dalam hat ini, masyarakat sebagai konsumen obat akan menghadapi langsung dampak negatif dari informasi/iklan obat yang komersial dan sering menyesatkan tersebut. Dalam mengantisipasi keadaan tersebut, pemerintah melalui Departemen Kesehatan dan instansi-instansi terkait, telah mengeluarkan peraturan melalui SK Menteri Kesehatan Republik Indonesia nomor: 386/Men.Kes/ SK/IV/1994 tentang : Pedoman periklanan obat bebas, obat tradisional, alat kesehatan, kosmetika, perbekalan kesehatan rumah tangga dan makanan-minuman. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh data mengenai kualitas informasi yang terdapat dalam kemasan obat bebas influenza dan vitamin, khususnya pasca keputusan menteri kesehatan No. 386 tahun 1994. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kualitas informasi untuk golongan obat influenza, baik sebelum maupun pasca keputusan menteri kesehatan No. 386/1994 adalah buruk. Untuk obat golongan vitamin, hanya sedikit menunjukkan peningkatan kualitas informasi dalam kemasannya. Dari penelitian ini disimpulkan bahwa dengan adanya keputusan menteri kesehatan baru No.386/1994, dengan tujuan untuk meningkatkan kualitas informasi pada kemasan obat bebas influenza dan vitamin, tidak memberikan dampak atau perubahan yang berarti. Disini diper1ukan suatu mekanisme lebih baik untuk lebih mengefektifkan keputusan pemerintah tersebut, sehingga pada akhimya dapat lebih menunjang program peningkatan kualitas kesehatan secara nasional.

Kata Kunci : evaluasi, informasi obat

  1. S1-FKU-1996-TaufikWahyudi-abstract.pdf  
  2. S1-FKU-1996-TaufikWahyudi-bibliography.pdf  
  3. S1-FKU-1996-TaufikWahyudi-tableofcontent.pdf  
  4. S1-FKU-1996-TaufikWahyudi-title.pdf