Hubungan struktur sosila ekonomi rumah tanngga dengan pemanfaatan pekarangan (studi kasus di desa Mulyodadi kecamatan Bambanglipuro kabupaten Daerah Tingkat II Bantul)
Gatiningsih, Drs. Rafael Murtomo, S.U.
1989 | Skripsi | S1 PEMBANGUNAN WILAYAHPekarangan merupakan salah satu sumberdaya alam yang dapat dimanfaatkan manusia untuk mencukupi kebutuhan hidup. Pertumbuhan penduduk mengakibatkan semakin menyempitnya luas pemilikan lahan. Sempitnya pemilikan lahan dan makin terbatasnya pekerjaan di bidang pertanian, mengakibatkan rendahnya pendapatan rumah tangga. Pemanfaatan pekarangan sebagai salah satu alternatif diharapkan dapat menambah penghasilan dalam upaya mencukupi kebutuhan hidup rumah tangga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik sosial ekonomi rumah tangga, dikaitkan dengan pemanfaatan pekarangan. Karakteristik sosial ekonomi rumah tangga yang diteliti yaitu, luas penguasaan lahan, pendidikan, dan pekerjaan. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian survai, yang menggunakan sampel dan menggunakan daftar pertanyaan untuk mendapatkan informasi. Pengambilan sampel responden dilakukan secara acak sederhana. Responden dalam penelitian ini adalah kepala rumah tangga. Metode statistik yang digunakan untuk analisa adalah Chi kwadrat, sedangkan untuk mengetahui besar dan sifat hubungan antara variabel-variabel yang diuji digunakan metode statistik Tata-Jenjang dari Spearman. Hasil penelitian menunjukkan, pekarangan di Desa Mulyodadi umumnya didominasi oleh tanaman tahunan dan buah-buahan. Secara umum pemanfaatan pekarangan masih rendah, baik dari usaha pengelolaannya maupun besarnya pendapatan yang diperoleh. Dari ketiga faktor sosial ekonomi yang diasumsikan berpengaruh terhadap pemanfaatan pekarangan, faktor status pekerjaan mempunyai pengaruh yang paling besar terhadap pemanfaatan pekarangan, kemudian luas penguasaan lahan dan tingkat pendidikan.
-
Kata Kunci : Sumber daya alam,Penggunaan pekarangan,Pemanfaatan Pekarangan,Bambanglipuro,Bantul,DIY