Laporkan Masalah

Indikasi manajemen laba selama perjanjian kontrak utang :: Studi empiris pada BUMN

ANDRIYANI, Lilik, Dr. Suwardjono, MSc

2004 | Tesis | S2 Akuntansi

Salah satu dilakukannya manajemen laba karena motivasi perjanjian kontrak (debt covenant). Manajemen laba ini dipergunakan sebagai upaya untuk menghindari pelanggaran perjanjian kontrak utang. Dalam teori akuntansi positif tentang debt covenant hypothesis, manajemen laba dilakukan pada saat mendekati perjanjian kontrak utang. Berbagai studi telah membahas masalah ini dan menggunakan bonus, pembagian dividen dan sebagainya sebagai mekanisme perjanjian kontrak utang. Penelitian ini berbeda dengan studi sebelumnya yang menggunakan penerbitan obligasi sebagai mekanisme perjanjian. Penelitian ini menguji adanya indikasi manajemen laba (earnings management) pada perjanjian kontrak utang dengan menggunakan proksi akrual diskresioner (abnormal accruals) dengan modified-Jones model untuk mendeteksi adanya indikasi manajemen laba. Metoda yang digunakan untuk menganalisis data dengan menggunakan time series OLS regression untuk data amatan 10 atau lebih dan mean total akrual untuk data kurang dari 10, dan untuk menguji hipotesis yang diajukan digunakan uji-t dan uji F atau uji ANOVA. Penelitian ini memberikan bukti empiris tentang adanya indikasi manajemen laba menaikkan laba pada perioda sebelum perjanjian dan dapat membuktikan adanya manajemen laba lebih besar pada perusahaan yang terikat perjanjian dari pada yang tidak terikat perjanjian, hal ini konsisten dengan penelitian sebelumnya dan dapat mendukung hipotesis perjanjian kontrak utang (debt covenant hypothesis).

One of the reasons for earnings management is the motivation to abide by ( debt covenant) the contract agreement. This earnings management is utilized by as effort to avoid the violation debt covenant. In positive accountancy theory about debt covenant hypothesis, earnings management done at the time of coming near debt covenant. Various study have studied this problem and use the bonus, dividend division etcetera as mechanism the debt covenant. This research differ from the previous study using obligation publication as agreement mechanism. This research test the existence of indication of earnings management at debt covenant by using proxy discretionary accruals ( abnormal accruals) by modified-Jones model to detect the existence of indication of Earnings management. Method used to analyse the data by using time series OLS regression for the data of research 10 or more and mean total accrual for the data of less than 10, and to test the hypothesis raised to be used by t-test and test the ANOVA. This Research give the empirical evidence about existence of indication of earnings management boost up the earnings at period of before agreement and can prove the existence of bigger earnings management at company trussed by agreement from at unattached of agreement, this matter is consistent with the previous research and can support the debt covenant hypothesis

Kata Kunci : Manajemen Laba,Kontrak Utang, discretionary accruals, earning management, debt covenant, debt covenant hypothesis


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.