Laporkan Masalah

Identifikasi Determinan, Dampak Adopsi, dan Strategi Implementasi Sistem Informasi Akuntansi Buatan Pemerintah yang Bersifat Tidak Wajib: Studi Pada Forsa BLUD

Dondy Indraprakoso, Prof. Syaiful Ali, MIS., Ph.D., Ak., CA.

2025 | Tesis | S2 Ilmu Akuntansi/Akuntansi Terapan

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi determinan adopsi sistem informasi akuntansi buatan pemerintah yang bersifat tidak wajib, dengan studi kasus pada Forsa BLUD di Rumah Sakit Umum Daerah berstatus BLUD di Indonesia. Dengan menggunakan kerangka kerja technology-organization-environment (TOE), penelitian ini mengkaji faktor-faktor yang memengaruhi keputusan institusi dalam mengadopsi Forsa BLUD serta dampaknya terhadap kinerja ekonomi dan operasional rumah sakit.

Pendekatan mixed method digunakan untuk menggali temuan secara lebih komprehensif, dengan mengombinasikan analisis kuantitatif melalui regresi logistik multinomial dan uji t satu sampel, serta analisis kualitatif melalui analisis konten dan pendekatan data interaktif.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa keputusan adopsi Forsa BLUD dipengaruhi secara signifikan oleh faktor teknologi dan lingkungan, terutama Keuntungan Relatif, Kompatibilitas, dan Dukungan Penyedia Jasa. Di sisi lain, kompleksitas sistem, kesiapan teknologi yang tinggi, dan kebijakan peraturan yang ketat menjadi hambatan adopsi. Faktor organisasional seperti ukuran institusi dan hambatan persepsian tidak berpengaruh signifikan, sementara peran dukungan manajemen puncak menunjukkan hasil yang kontradiktif antara pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Analisis kualitatif juga mengungkap determinan tambahan berupa kepercayaan terhadap penyedia jasa, yang memperkuat kesiapan institusi dalam mengadopsi Forsa BLUD.

Adopsi Forsa BLUD terbukti memberikan dampak positif terhadap kinerja ekonomi dan operasional rumah sakit, seperti peningkatan efisiensi, transparansi anggaran, dan akurasi data. Dampak baru yang teridentifikasi meliputi peningkatan ketaatan terhadap regulasi, meskipun memunculkan tantangan dalam penyesuaian prosedur internal. Penelitian ini juga mengungkap tantangan implementasi, strategi yang digunakan untuk mengatasinya, serta saran penguatan kebijakan dan dukungan teknis.

Secara keseluruhan, hasil penelitian ini menegaskan pentingnya sinergi antara kapabilitas sistem, kesiapan organisasi, serta kejelasan dan harmonisasi regulasi. Temuan ini memberikan implikasi praktis bagi pemerintah, rumah sakit, dan penyedia layanan untuk memperkuat strategi adopsi dan keberlanjutan Forsa BLUD dalam tata kelola keuangan sektor kesehatan. Temuan terkait peralihan ke SIPD EBLUD juga dicatat sebagai fenomena relevan yang berpotensi memengaruhi masa depan Forsa BLUD.

Dari sisi kebaruan, penelitian ini merupakan yang pertama meneliti identifikasi determinan adopsi sistem informasi akuntansi buatan pemerintah yang bersifat tidak wajib dalam konteks organisasi, serta yang pertama dilakukan pada Forsa BLUD sebagai sistem informasi akuntansi yang ditujukan kepada BLUD di Indonesia. Penelitian ini mengisi kesenjangan literatur yang selama ini lebih banyak berfokus pada konteks individu dan tema keberhasilan atau dampak implementasi.

This study aims to identify the determinants influencing the adoption of non-mandatory government-developed accounting information systems, using Forsa BLUD as a case study in regional public hospitals (RSUD) operating under the Public Service Agency (BLUD) financial management model in Indonesia. Employing the Technology-Organization-Environment (TOE) framework, the research investigated institutional decision-making in adopting Forsa BLUD and its impact on hospitals' economic and operational performance.

A mixed-methods approach was adopted to provide a comprehensive understanding, combining quantitative analysis through multinomial logistic regression and one-sample t-tests with qualitative insights obtained via content analysis and an interactive data analysis technique.

The findings revealed that adoption decisions were significantly influenced by technological and environmental factors, particularly perceived relative advantage, compatibility, and support from service providers. Conversely, high system complexity, advanced technological readiness, and stringent regulatory requirements acted as barriers to the adoption. Organizational factors such as institution size and perceived barriers showed no significant effect, while top management support yielded mixed results across quantitative and qualitative approaches. The qualitative analysis further identified trust in service providers as an additional determinant reinforcing institutional readiness.

Forsa BLUD adoption positively affects hospitals’ economic and operational performance, including improvements in efficiency, budget transparency, and data accuracy. Newly identified outcomes include enhanced regulatory compliance, albeit accompanied by internal procedural adjustment challenges. The study also highlights implementation challenges, strategies to address them, and recommendations for strengthening policy and technical support.

The results emphasize the need for a synergy between system capabilities, organizational readiness, and regulatory clarity. These findings offer practical implications for governments, hospitals, and service providers to enhance adoption strategies and sustain Forsa BLUD in public healthcare financial governance. The study also notes the emerging shift to SIPD EBLUD as a relevant development with potential implications for Forsa BLUD’s future.

In terms of originality, this research is the first to explore the institutional-level determinants of adopting a non-mandatory, government-developed accounting information system, and the first to examine Forsa BLUD specifically. It addresses a gap in the literature, which has predominantly focused on individual-level adoption and implementation success or impact themes.

Kata Kunci : Forsa BLUD, adopsi teknologi, TOE Framework, sistem informasi akuntansi, RSUD BLUD, kinerja rumah sakit

  1. S2-2025-502061-abstract.pdf  
  2. S2-2025-502061-bibliography.pdf  
  3. S2-2025-502061-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2025-502061-title.pdf