Laporkan Masalah

Faktor-Faktor Penghambat Eksekusi Riil Objek Sengketa Perdata dan Dampaknya Terhadap Kepastian Hukum Pemilik Tanah

Lilian Hanum Latifah, Hasrul Halili, S.H., M.A.

2025 | Skripsi | ILMU HUKUM

Penulisan hukum ini ditujukan untuk mengetahui dan menganalisis faktor-faktor yang menjadi penghambat dalam proses eksekusi riil objek sengketa dalam Putusan Mahkamah Agung Nomor 1859 K/Pdt/2015. Selain itu, untuk mengetahui dan menganalisis mengenai dampak kepastian hukum bagi pemilik tanah atas pelaksanaan eksekusi riil objek sengketa dalam sengketa dalam Putusan Mahkamah Agung Nomor 1859 K/Pdt/2015.

Jenis penelitian yang diterapkan dalam penelitian ini adalah normatif-empiris. Penelitian normatif dilakukan melalui penelitian kepustakaan sehingga data yang digunakan adalah data sekunder berupa bahan hukum primer, sekunder, dan tersier. Penelitian empiris dilakukan untuk mendapatkan data primer dengan cara melakukan wawancara kepada responden dan narasumber. Data yang diperoleh dalam penelitian ini dianalisis menggunakan metode kualitatif dan disajikan secara deskriptif.

Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh kesimpulan bahwa hambatan-hambatan yang terjadi selama pelaksanaan Putusan Mahkamah Agung Nomor 1859 K/Pdt/2015 yaitu pihak termohon eksekusi tidak bersedia melaksanakan putusan dengan sukarela, pergantian Ketua Pengadilan Negeri, aanmaning dilakukan berkali-kali, upaya hukum yang dilakukan oleh pihak termohon eksekusi, dan kesiapsiagaan personel keamanan. Selain itu, disimpulkan bahwa dampak terhadap pelaksanaan Putusan Mahkamah Agung Nomor 1859 K/Pdt/2015 terhadap kepastian hukum bagi pemilik tanah yaitu ketidakpastian hukum bagi pihak pemohon eksekusi, bepeluang terjadi penyalahgunaan oleh pihak termohon eksekusi, dan melemahkan pelaksanaan hukum acara perdata.

This research is intended to identify and analyze the factors that inhibit the real execution process of the disputed object in the Supreme Court Decision Number 1859 K/Pdt/2015. Moreover, to identify and analyze the impact of legal certainty for land owners on the implementation of the real execution of the disputed object in the dispute in the Supreme Court Decision Number 1859 K/Pdt/2015.

This is a normative-empirical research. Normative research is conducted through library research so that the data used is secondary data in the form of primary, secondary, and tertiary legal materials. Empirical research is conducted by conducting interviews with respondents and sources. The data are analyzed using qualitative methods and presented descriptively.

Based on the results of the study, it was concluded that the obstacles that occurred during the implementation of the Supreme Court Decision Number 1859 K/Pdt/2015 were that the party subject to execution was unwilling to carry out the decision voluntarily, there was a change in the Head of the District Court, repeated aanmaning, legal efforts were made by the party subject to execution, and the readiness of the security forces. Moreover,  it was concluded that the impact of the implementation of the Supreme Court Decision Number 1859 K/Pdt/2015 on legal certainty for land owners was legal uncertainty for the party filing the execution, the potential for misuse by the party filing the execution, and the weakening of the implementation of civil procedural law.

Kata Kunci : Eksekusi Riil, Faktor-Faktor Penghambat Eksekusi Riil, Kepastian Hukum

  1. S1-2025-441841-abstract.pdf  
  2. S1-2025-441841-bibliography.pdf  
  3. S1-2025-441841-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2025-441841-title.pdf