PENENTUAN QUANTITY ORDER PADA SISTEM INVENTORY BERDASARKAN LOGIKA FUZZY
Zaenal Arifin Siregar, Prof. Dr. Eng. Ir. Deendalianto, S.T., M.Eng
2008 | Skripsi | S1 TEKNIK INDUSTRIDalam sebuah perusahaan jumlah bahan baku dapat menentukan tingkat pengeluaran dan pemasukan. Telah banyak ilmu pengetahuan yang mencoba untuk menghitung quantity order bahan baku agar dapat meningkatkan keuntungan sebuah perusahan. Salah satu metode yang digunakan adalah metode deterministik yaitu EOQ, metode deterministik pada beberapa tahun belakangan mendapat sorotan tidak dapat mewakili persoalan dunia nyata. Lalu diperkenalkan Logika fuzzy, dimana logika fuzzy telah digunakan dalam berbagai bidang oleh para ahli dan insinyur. Penggunaan logika fuzzy pada awalnya digunakan untuk beberapa bidang untuk mempermudah suatu penyelesaian masalah. Dalam menggunakan logika fuzzy diperlukan beberapa aturan dan nilai domain yang dapat berubah-ubah menyesuaikan dengan persoalan yang dihadapi. Untuk mendapatkan aturan dan nilai domain yang dapat digunakan diperlukan percobaan-percobaan yang dilakukan. Beberapa nilai domain yang dapat digunakan adalah nialai maksimum, nilai minimum, nilai rata-rata, nilai mean, selain itu dapat menggunakan aturan Sturgers dalam menentukan nilai kelompok. Dengan menggunakan uji-t, parameter error hasil yang didapat dibandingkan. Hasil yang didapat menunjukkan Logika fuzzy bila disinergikan dengan EOQ dapat menghasilkan biaya yang minimum.
Kata Kunci : quantity order, EOQ, logika fuzzy, aturan, nilai domain, perbandingan hasil