Laporkan Masalah

Pengaturan tegangan keluaran generator Asinkron Tiga Fase dijadikan satu fase dengan Thyristor

JUNIHARTO, Ir. Sudjatmiko, M.Sc

2004 | Tesis | S2 Teknik Mesin (Magister Sistem Teknik)

Generator asinkron (Induction Motor As Generador) adalah mesin listrik yang secara konstruksinya lebih sederhana dan lebih handal bila dibandingkan dengan generator sinkron, karena terdiri dari beberapa komponen saja, sehingga lebih murah, lebih mudah perawatannya dan mudah mendapatkannya. Generador asinkron aman meski beroperasi pada 200% run away speeds. Faktor-faktor inilah yang menjadikan generator asinkron sebagai pilihan yang menarik bagi PLTMH. IMAG memiliki regulasi tegangan yang jelek , pada putaran yang konstan tegangan keluarannya akan turun seiring dengan bertambahnya beban. Untuk mengatasinya maka dilakukan sistem pengaturan tegangan keluaran generator asinkron satu fase dengan cara mengalihkan kelebihan tenaga listrik ke beban semu Resistif (Resistive Ballast Load), karena pada generator asinkron daya yang dibangkitkan harus selalu tetap. Hal ini dimaksudkan agar tegangan yang dibangkitkan juga terjaga keadaannya sesuai dengan yang dibutuhkan. Dikembangkan dua macam cara pengaturan yaitu dengan sistem 4 bit dan 8 bit. Pada tegangan nominal 220 Volt ac dengan kisar beban 0 hingga 820 watt pengendalian dengan thyristor mampu mengatur tegangan keluaran dengan rerata % regulasi tegangan = 0,78% untuk pengaturan dengan 4 bit dan rerata % regulasi tegangan = 0,32% untuk pengaturan dengan 8 bit. Pengaturan tegangan dengan menggunakan thyristor dipilih karena beberapa pertimbangan antara lain murah, mudah didapat, penggantian dan pengoperasiannya relatif mudah.

The asynchronous generator is an electric engine which in its construction is more simple and more realiable if compared by a synchronous generator because consisted of some component. So it is cheaper, easy to treat and easy to get. The asynchronous generator is safe even operate on 200% run away speeds. Because of these factors make the generator asynchronous as interesting choise for PLTMH. IMAG has bad voltage regulation, at constant regulation its output voltage will descend along with increasing it load To over come it is hence conducted by system of output voltage in the asynchronous generator one-phase by removing an excess on electrical power into Resistive Ballast Load, because in the asynchronous generator the power being lifted should be always stable. Its was aimed so that the lifted power is maintained as well as its situation in accordance with the needs. It developed by to kinds of way controlling system with 4 bit and 8 bit. In the nominal voltage by 220 Volt ac with load range 0 until 820 Watts, the controlling system using thyristor is able to control the output voltage in average of %η voltage = 0,78 % for 4 bit and = 0,32% for 8 bit. The controlling of voltage using thyristor is selected because of some of some of considerations; such as cheaper, easier, to obtain, replacement and operation is relatively easy.

Kata Kunci : Generator Asinkron,Pengaturan Tegangan,Resistive Ballast Loadm, Controlling, Removing, Resistive Ballast Load


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.