Laporkan Masalah

Aliran dua fasa melalui media berpori pada Enhanched Oil Recovery dengan Polymer Flooding

YULIANSYAH, Ahmad Tawfiequrrahman, Dr.Ir. Bardi Murachman, SU.,DEA

2004 | Tesis | S2 Teknik Kimia

Jumlah penduduk yang semakin bertambah dan laju industri yang sangat cepat menyebabkan kebutuhan minyak bumi sebagai sumber energi semakin meningkat. Sementara itu ketersediaan minyak bumi semakin lama semakin menipis. Pengambilan minyak dari dalam reservoir dengan cara primer maupun sekunder umumnya hanya mampu mengambil sekitar 30- 50 % dari cadangan minyak Enhanced Oil Recovery (EOR) merupakan salah satu metode untuk menaikkan perolehan minyak dari suatu reservoir dengan jalan menginjeksikan bahan-bahan yang dapat membantu pengeluaran minyak Salah satu bahan yang telah dikembangkan adalah polimer. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan model matematis yang sesuai pada aliran dua fasa melalui media berpori satu dimensi pada proses Enhanced Oil Recovery dengan menggunakan larutan polimer. Media berpori yang telah dijenuhkan sebelumnya dengan larutan garam 2 % dan minyak mentah diinjeksi dengan air garam dan dilanjutkan dengan larutan polimer HPAM pada berbagai konsentrasi (5.000-25.000 ppm). Minyak yang keluar dari media kemudian ditampung dan diukur volumenya untuk mengetahui peningkatan perolehan minyak. Pengukuran secara fisis dilakukan untuk mengkorelasikan parameter-parameter pada model dengan besaran-besaran fisis fluida dan media berpori. Berdasarkan hasil percobaan, dilakukan pengujian atau pencocokan model dengan cara kuadrat terkecil numeris terhadap persen minyak terambil pada berbagai waktu dengan mengatur nilai parameter-parameter pada model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model matematis yang diajukan dapat menggambarkan pendesakan minyak dengan air maupun dengan larutan polimer. Diperoleh pula korelasi empiris penurunan rasio mobilitas air-minyak (yang menjadi sasaran pendesakan minyak dengan polimer) dengan besaran-besaran fisis fluida dan media berpori.

The need of energy, especially the petroleum based one, is recently increasing along with advanced technology. Meanwhile, oil exploitation from reservoirs using primary and secondary techniques can only obtain the oil about 30%-50 % out of original oil in place. Enhanced Oil Recovery (EOR) is a method for increasing oil recovery from a reservoir by injecting materials that are not found in the reservoir. One of the materials is polymer. The objective of this research is to determine the most suitable mathematical model on two phase flow through porous media in EOR process by polymer flooding. Porous media would be saturated with 2 % brine and continued with HPAM solution at various concentration (5000-25000 ppm). The volume of the oil coming out from the media was measured. The measurement of physical properties of fluid and media was done to correlate some model parameters with them. Based on the experimental results, validation of the model was carried out by manipulating model parameters to obtain the best curve fitting on the plot of the percentage of recovered oil against time. The results showed that the proposed mathematical model could express both water and polymer-flooding processes. Empirical equation that correlate the decrease in water-oil mobility ratio ( the target of polymer flooding) with the physical properties of the fluids and the media was also obtained

Kata Kunci : Aliran Dua Fasa,EOR,Polymer Flooding, EOR, HPAM, mathematical model, mobility ratio


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.