Laporkan Masalah

Frekuensi dan Distribusi Batu Saluran Kemih Pada Anak di RSUP Dr.Sardjito Tahun 1990 – 1994

Zubaidah BT Ismail, dr.M.P.Damanik, DSAK

1997 | Skripsi | S1 KEDOKTERAN

Batu Saluran Kemih (BSK) walaupun relatif jarang pada anak-anak dibandingkan pada orang dewasa, tetapi hingga saat lni masih merupakan hal menarik untuk diteliti. BSK dapat menyebabkan implikasi sepanjang kehidupan penderita, sehingga perlunya masukan-masukan yang bermanfaat untuk para tenaga medis dalam menangani kasus-kasus BSK. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui frekuensi dan distribusi BSK pada anak secara deskriptif dan bersifat retrospektif yang meliputi usia, jenis kelamin penderita, lokasi batu, gejala klinis, penyakit infeksi yang menyertai dan terapi. Data diambil dari catatan rekam.medik panderita yang dirawat di Unit Panyakit Anak (UPA) dan Bedah Anak mulai Januari 1990 sampai dengan Desember 1994 di RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta. Hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah frekuensi BSK pada anak sangat randah yaitu 13 kasus (2,03%). Kelompok umur yang paling banyak menderita BSK adalah 5-9 tahun dangan perbandingan laki-laki wanita adalah 3 : 1. Lokasi batu yang terbanyak di kandung kemih dan gajala klinis yang tersering dijumpai adalah disuria pada batu di kandung kemih. Dari penelitian juga diperoleh 3 kasus BSK (23,08%) disertai dengan infaksi saluran kemih dan terapi operatif lebih banyak (53,85%) digunakan berbanding dangan konservatif (46,15%). Hasil terapi menunjukkan seorang penderita (7,69%) meninggal, semua yang dioparasi pulang dangan sambuh sedangkan lainnya didapati keadaan penderita membaik. Penelitian lebih Ianjut perlu dilakukan untuk mengetahui hubungan antara infeksi saluran kemih dengan timbulnya BSK pada anak dan analisis batu dan faktor penyebab terjadi batu perlu ditingkatkan untuk mencegah terjadinya kekambuhan.

Kata Kunci : Batu Saluran Kemih (BSK), infeksi saluran kemih


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.