Laporkan Masalah

Studi Komparasi Penggunaan Obat dan Pelayanan Pasien Askes-Non Askes di Poliklinik RSUP Dr. Sardito Tahun 1995

Mohammad Yanuar A.N, dr. Sulanto Saleh Danu

1995 | Skripsi | S1 KEDOKTERAN

Telah dilakukan penelitian pada bulan Juli 1995 yang bertujuan memperoleh data yang dapat memberikan gambaran terhadap pola pengobatan dan pola pelayanan pasien askes dan pasien non-askes. Penelitian dilakukan di tiga poliklinik besar di RSUP Dr Sardjito, yaitu Poliklinik Penyakit Anak, Poliklinik Bedah dan Poliklinik Penyakit Dalam. Sebanyak 100 resep pasien askes dan 100 resep pasien nonaskes sebagai sampel untuk penelitian pola pengobatan. Data diambil di Unit Medical Record RSUP Dr Sardjito,yaitu dari buku status pasien, sebagai suatu penelitian retrospektif. Untuk penelitian pelayanan pasien, sebanyak askes dan 30 pasien non-askes diikuti sebagai prospektif. 30 pasien penelitian Hasil yang didapat menunjukkan bahwa ada perbedaan yang cukup berarti antara pasien askes dan pasien non-askes, dalam penggunaan obat generik ( pasien askes : 57,79 %, pasien non-askes : 45,68 % ) dan rata-rata waktu penyera- han obat ( pasien askes :.14 detik, pasien non-askes .0 24 detik. Yang tidak menunjukkan perbedaan yang berarti adalah rata-rata jumlah jenis obat per satu resep ( rata-rata 2,44 obat per resep ), penggunaan obat antibiotik ( rata-rata 12,52 % ), penggunaan obat injeksi ( rata-rata 1,23 % ), rata-rata waktu konsultasi ( 6.17 menit ), jumlah obat yangObenar-benar diserahkan (rata- rata 96,97 % ), dan jumlah obat yang dilabel dengan adekuat ( rata-rata 100 % .Hasil samping yang dapat'diketahui dalam penelitian ini adalah . adanya tingkat yang rendah dalam penggunaan obat generik ( rata-rata 51,74 % ) dan obat formularium ( 56,79 % ). Hal lain lagi adalah adanya keharusan pasien askes membeli obat yang diresepkan dokter karena obat yang ditulis dalam resep tidak termasuk dalam obat askes ( sebesar 23,76 % ). Sebagai saran, perlu ada intervensi atau upaya untuk peningkatan penggunaan obat generik dan penggunaan obat formularium. Selain itu perlu diadakan pengenalan·yang lebih intensif terhadap para dokter mengenai obat-obat askes.

Kata Kunci : askes, non-askes, pasien, pola pengobatan, pola pelayanan


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.