Laporkan Masalah

Gambaran Menstruasi Atlet Wanita PON XIII DIY

Ida Nugrahani, dr. H. Burham Warsito; dr. MP Damanik, DSAK

1994 | Skripsi | S1 KEDOKTERAN

Telah dilakukan penelitian yang bertujuan untuk mengetahui masalah-masalah yang mungkin timbul pada seorang atlet wanita, sehubungan dengan menstruasinya. Dengan mengetahui masalah-masalah yang mungkin timbul, maka selanjutnya diharapkan dapat diambil tindakan dan terapi yang tepat untuk mengurangi atau menghilangkan problem tersebut, sehingga program latihan dan prestasi dalam pertandingan tidak terganggu. Subyek penelitian adalah atlet-atlet wanita yang mewakili propinsi DIY pada PON XIII yang memenuhi kriteria sebagai subyek yang berjumlah 38 atlet. Penelitian ini termasuk penelitian cross sectional dengan menggunakan instrumen berupa kuesioner. Hasil penelitian dibahas secara deskriptif. Sebagian besar atlet (69,5%) menyatakan jumlah darah tetap sebelum dan sesudah menjadi atlet, (52,6%) lama menstruasi 4-5 hari, (82,6%) menyatakan tidak ada perbedaan lama menstruasi sebelum dan sesudah menjadi atlet,(56,5%) menyatakan menstruasi yang sebelum menjadi atlet teratur, setelah menjadi atlet tetap teratur, (73,6%) menyatakan sindroma premenstruasi yang paling menonjol adalah nyeri perut,(56,6%) menyatakan nyeri perut kadang-kadang saja muncul,(69,5%) menyatakan jika sebelum menjadi atlet sering mengalami nyeri perut, setelah menjadi atlet akan tetap nyeri perut. Sama sekali tidak ada atlet yang mengalami amenore. Usia menarke pada atlet yang telah melakukan latihan-latihan olahraga sebelum mengalami menstruasi, terbanyak pada umur 14 tahun. Sebagian besar atlet (60,5%) akan tetap latihan walaupun dalam keadaan menstruasi, (55,2%) menyatakan tidak ada perbedaan latihan dalam keadaan menstruasi /tidak, (55,2%) menyatakan prestasi olahraga tetap walaupun bertanding dalam keadaan menstruasi. (57,1%) menyatakan kondisi yang dianggap mengganggu saat menstruasi adalah pembalut. Kesimpulan yang dapat diambil dari penelitian ini adalah pada sebagian besar atlet, menstruasinya tidak berbeda dengan wanita-wanita normal lainnya walaupun melakukan latihan-latihan olahraga secara intensive. Sedangkan latihan dan prestasi olahraga dalam keadaan menstruasi tidak terganggu. Masalah yang dianggap mengganggu pada sebagian besar atlet adalah hanya akibat pembalut yang harus digunakan dalam keadaan menstruasi.

Kata Kunci : menstruasi, atlet wanita

  1. S1-FKU-1994-IdaNugrahani-abstract.pdf  
  2. S1-FKU-1994-IdaNugrahani-bibliography.pdf  
  3. S1-FKU-1994-IdaNugrahani-tableofcontent.pdf  
  4. S1-FKU-1994-IdaNugrahani-title.pdf