ANALISIS PENGEDALIAN KUALITAS UNTUK MENGEVALUASI KUALITAS PRODUK FURNITUR (Studi Kasus di PT HASTA MULIA MERAPI)
Sri Maryani, Prof. Ir. Heru Santoso Budi Rochardjo, M.Sc. Ph.D., IPM. ASEAN Eng
2008 | Skripsi | S1 TEKNIK INDUSTRIKualitas adalah salah satu syarat yang harus dipenuhi oleh dunia lndustri agar tetap eksis dipasaran global. Pendekatan pertama untuk memperbaiki kualitas produk itu sendiri adalah dengan cara membangun kualitas kedalam produk dan proses secara tepat pada tahap desain produk atau proses. Dalam usaha pembuatan produk yang berkualitas maka, dengan menggunakan pengendalian kualitas statistik diharapkan akan mampu mengatasi permasalahan yang dihadapi. Penelitian ini bertu.juan untuk menganalisa terkendali apakah cacat produk dalam keadaan dan factor-faktor apa sajakah yang menyebabkan terjadinya cacat produk. Pengendalian kualitas disini mengacu pada 8 langkah pcmecahan masalah denga. pemanfaatan alat pengendali kualitas yaitu lembar periksa. diagram sebab akibat peta kendali -r dan R .iuga peta kendali np. Metode yang digunakan untuk melakukan perbaikan menggunakan metode bertanva 5 W+ | H. Dari hasil analisis, jenis ketidaksesuaian terbesar pada stasiun kerja pemeriksaan rangka adalah gtyung terjadi karcna proscs penggabungan tiaptiap konrponen tidak merekat ini diakibatkan kurangnya pemakaian lem. Jenis ketidaksesuaian stasiun kerja pengamplasan terbesar pada adalah kasar pennukaan terjadi karena penggunaan kcrtas amplas tidak sesuai grade. Jenis ketidaksesuaian terbesar pada stasiun kerja pemasangan jok dan kulit adalah ukuran (tebul dan potongun busa) terjadi karena penggunaan pora yang berbeda tidak sesuai dengan kebutuhan. Jenis ketidaksesuaian terbesar oada stasiun kerja finishing adalah.iahitan.iok titluk sesuui clun rapi terjadi karena kondisi dan ukuran dari .jok dan kulit tidak sama sehingga proses penggabungannya terdapat bahan yang lebih Dari analisa kemampuan proses pada pengukuran paniang komponen disimpurkan bahwa kemampuan proses masih rendah karena indeks kemampuan proses bernilai < l. Dengan adanya f'akta ini, pihak perusahaan harus memperbaiki proses secara tcrus menerus. sehingga ketidaksesuaian dan masalah yang sama tidak terjadi lagi
Kata Kunci : pengendalian kuultus