Transferability of Rail-Road Level Crossing Safety: A Case Study of South Sumatra, Indonesia
Fadhli Munadi Iman, Prof. Dr.Eng. Ir. Muhammad Zudhy Irawan, S.T., M.T.; Dr. Eng., Ir. Imam Muthohar, S.T., M.T., IPM.
2025 | Tesis | S2 Mag. S. & T.Transportasi
Sumatera Selatan memiliki perlintasan sebidang sejumlah 40 perlintasan dijaga dan 71 perlintasan tidak dijaga. Dengan jumlah yang cukup besar tersebut, kecelakaan di perlintasan sebidang cukup tinggi dengan total 24 kecelakaan yang menyebabkan 5 meninggal dunia dan 19 luka – luka. Hal ini menunjukkan perlunya mencari solusi untuk meningkatkan keselamatan di perlintasan sebidang. Salah satu upaya dalam mencari solusi adalah dengan mengadaptasi solusi dari negara lain yang telah sukses dilaksanakan atau dikenal dengan policy transfer. Penelitian ini menggunakan metode thematic analysis dalam menganalisa sudut pandang para pemangku kebijakan terhadap solusi – solusi yang akan ditransfer atau diadaptasi. Stakeholders berasal dari 4 institusi pemerintah dan 2 organisasi non pemerintah. Tema – tema yang ditentukan pada penelitian ini adalah pandangan para pemangku kebijakan yang mendukung solusi, pandangan para pemangku kebijakan yang mengkritisi solusi, kemudahan dalam implementasi, dan penerimaan publik atas solusi tersebut. Hasil penelitian menunjukkan solusi pada aspek engineering yaitu dengan merubah bentuk desain half barrier menjadi full barrier mendapat dukungan dari lima pemangku kebijakan yang menunjukkan solusi ini memiliki tingkat kecocokan untuk diadaptasi yang cukup tinggi. Solusi pada aspek edukasi juga menunjukkan dukungan dari seluruh pemangku kebijakan yang menunjukkan pentingnya aspek edukasi dalam meningkatkan kesadaran akan pentingnya keselamatan perlintasan sebidang. Solusi pada aspek enforcement menunjukkan hal sebaliknya, Camera Law Enforcement mendapat kritik dari 4 pemangku kepentingan. Meskipun solusi ini dapat mudah diimplementasikan karena telah dipasang di lampu lalu lintas, hanya saja untuk efektifitas meningkatkan kepatuhan masyarakat masih sangat rendah. Implementasi dari ketiga solusi ini cukup mudah dilakukan, hanya saja memerlukan biaya instalasi dan kerjasama yang baik antar instansi. Penerimaan publik terhadap ketiga solusi ini akan baik jika dilakukan sosialisasi terlebih dahulu.
South Sumatra has 40 active crossings and 71 passive crossings. The number of accidents at level crossings is significant, with 24 accidents resulting in 5 fatalities and 19 injuries. This demonstrates the importance of discovering solutions to enhance safety at level crossings. One approach to identifying a solution is to adopt solutions from other countries that have been effectively implemented, a process known as policy transfer.
This study uses thematic analysis to analyze stakeholders' perspectives on transferable solutions. Stakeholders come from 4 government institutions and 2 non-governmental organizations (NGOs). The themes are the views of stakeholders who support the solution, the views of stakeholders who criticize the solution, the ease of implementation, and public acceptance of the solution.
The results of the study show that the solution in the engineering aspect, changing the design of the half barrier to a full barrier, has received support from five stakeholders, indicating that this solution has a high level of appropriateness for adaptation. The solution in the education aspect also shows support from all stakeholders, which shows the importance of the education aspect in increasing awareness of level crossing safety. Conversely, the solution in the enforcement aspect shows the opposite result. Camera law enforcement received criticism from 4 stakeholders. Despite the ease of implementation, as evidenced by its installation at traffic lights, the efficacy in enhancing public compliance remains significantly low. Executing these three options is quite easy; however, it requires high installation costs and good collaboration among institutions. If socialization is conducted initially, public acceptance of transferable solutions will be positive.
Kata Kunci : Policy Transfer, Level Crossing Safety, The Three Es Theory