Teknik Terjemahan Deiksis Persona dalam Takarir Program 7llin' In Our Youth
Timothy Sheva Cahyadi, Achmad Rio Dessiar, B.A., M.A., Ph.D.
2025 | Skripsi | BAHASA KOREA
Penelitian ini bertujuan untuk memahami teknik terjemahan yang digunakan pada penerjemahan deiksis persona bahasa Korea ke dalam bahasa Indonesia. Berdasarkan teknik terjemahan yang digunakan, terdapat faktor-faktor yang memengaruhi digunakannya teknik tersebut. Objek yang digunakan adalah takarir program 7llin' In Our Youth sebanyak enam episode pada kanal Dailymotion Kaimil. Analisis dilakukan berdasarkan pada teori deiksis, khususnya deikis persona menurut Levinson (1983) dan Yoon (2012). Selain itu, dalam analisis teknik terjemahan digunakan teori milik Molina dan Albir (2002). Penelitian ini bersifat kualitatif-deskriptif. Metode yang digunakan adalah metode padan translasional. Dari 18 teknik yang ada, sebanyak 7 teknik terjemahan yang digunakan, yakni: (1) teknik penerjemahan harfiah, (2) teknik transposisi, (3) teknik reduksi, (4) teknik adaptasi, (5) teknik variasi, (6) teknik modulasi, dan (7) teknik amplifikasi linguistik. Faktor-faktor yang memengaruhi digunakannya teknik-teknik tersebut di antaranya faktor yang bersifat struktural dan sosial budaya. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi dalam studi linguistik, terutama pada pembahasan deiksis dan teknik terjemahan.
This research aims to understand the translation techniques used in translating Korean personal deixis into Indonesian. Based on the translation techniques applied, there are various factors that influence the use of these techniques. The object of this research is the subtitles of the program '7llin' In Our Youth, consisting of six episodes available on the Kaimil channel on Dailymotion. The analysis is based on deixis theory, particularly personal deixis as outlined by Levinson (1983) and Yoon (2012). In addition, the research of translation techniques refers to the theory by Molina and Albir (2002). This research adopts a qualitative-descriptive approach. The method used is the translational equivalent method. Out of the 18 existing translation techniques, 7 were found to be used: (1) literal translation, (2) transposition, (3) reduction, (4) adaptation, (5) variation, (6) modulation, and (7) linguistic amplification. The factors influencing the use of these techniques include structural and sociocultural factors. This research is expected to contribute to linguistic studies, particularly in discussions on deixis and translation techniques.
Kata Kunci : deiksis persona, terjemahan, teknik terjemahan, bahasa Korea, makna.