PERUBAHAN TUTUPAN LAHAN DAN SIMPANAN KARBON PADA CAGAR ALAM GUNUNG PICIS DAN SIGOGOR SERTA DAERAH PENYANGGANYA
Pramudya Bumishambara, Prof. Dr. Ir. Ronggo Sadono, IPM ; Dr. Ir. Wahyu Wardhana, S.Hut., M.Sc.
2025 | Skripsi | KEHUTANAN
Penelitian
ini berfokus pada perubahan tutupan lahan dan simpanan karbon di Cagar Alam
Gunung Picis dan Gunung Sigogor, serta di daerah penyangganya, selama periode
2014 hingga 2024. Dengan menggunakan citra satelit dan algoritma klasifikasi
canggih seperti Random Forest, studi ini mengungkapkan dinamika perubahan
tutupan lahan yang signifikan yang dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti
ekspansi pertanian, urbanisasi, dan pemulihan hutan. Penelitian ini juga
menekankan peran kawasan ini sebagai penyerap karbon, yang sangat penting dalam
mitigasi perubahan iklim. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun Cagar
Alam Gunung Picis mempertahankan tutupan hutan yang stabil, Cagar Alam Gunung
Sigogor mengalami penurunan tutupan hutan akibat kebakaran hutan pada tahun
2015, namun pemulihan ekosistem terlihat pada tahun 2024. Di daerah penyangga,
terjadi konversi lahan yang signifikan, terutama untuk pemukiman dan pertanian,
yang menyebabkan penurunan simpanan karbon. Proyeksi tahun 2029 menunjukkan
simpanan karbon yang stabil di cagar alam, namun penurunan berlanjut di daerah
penyangga. Penelitian ini menegaskan pentingnya kebijakan pengelolaan lahan
yang berkelanjutan dan konservasi untuk menjaga keseimbangan ekosistem dan
meningkatkan penyerapan karbon.
This
research focuses on land cover changes and carbon storage in the Gunung Picis
and Gunung Sigogor Nature Reserves, as well as their surrounding buffer zones,
during the period from 2014 to 2024. Using satellite imagery and advanced
classification algorithms like Random Forest, the study reveals significant
dynamics in land cover change driven by factors such as agricultural expansion,
urbanization, and forest recovery. The research also emphasizes the role of
these areas as carbon sinks, crucial for mitigating climate change. The
findings show that while Gunung Picis has maintained stable forest cover,
Gunung Sigogor faced a decline in forest area due to wildfires in 2015, with
recovery observed by 2024. In the surrounding buffer zones, significant land
conversion has occurred, particularly for settlement and agriculture, leading
to a decline in carbon storage. Projections for 2029 suggest stable carbon
storage in the nature reserves but a continued decrease in the buffer zones.
This research underscores the importance of sustainable land management and
conservation policies to maintain ecological balance and enhance carbon
sequestration.
Kata Kunci : Perubahan Tutupan Lahan, Simpanan Karbon, Cagar Alam Gunung Picis, Cagar Alam Gunung Sigogor, Daerah Penyangga