PERBAIKAN TATA LETAK STASIUN KERJA UNTUK MENINGKATKAN EFISIENSI ALIRAN MATERIAL PADA LANTAI PRODUKSI DENGAN METODE SIMULASI (Studi Kasus : PT Jepara Express Sejahtera International)
Minanul Ghoffar, Prof. Ir. Samsul Kamal, M.Sc., Ph.D
2008 | Skripsi | S1 TEKNIK INDUSTRITata letak pabrik moupakan salah satu faktor penting dalarn menjamin kelancaran suatu proses produksi. Suatu perencanaan yang efisien bagi aliran matsrial adalah prasyarat bagi produksi yang ekonomis. Di dalam PT. JES Intl. terdapat aliran material yang tidak efektif dan tidak efisien pada lantai produksi, juga kurang sesuai dengan rencana produksi perusahaan pada semester I tahun 2007. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis aliran material pada lantai produksi dergan mengambil sampel produk SP 6107 yang selanjutnya dilakukan peranc{mgan ulang terhadap tata letak yang sudah ada agar aliran material yang terjadi lebih efektifdan efisien. Perancangan ulang tata letak stasiun kerja dilakukan dengan menggunakan xliware WinQSB yang kemudian digabungkan derrgur octivity relationship chort dan octivity lemplote hlock diagram ur:'fik mendapatkan tata letak yang sesuai dangan kondisi nyata di lapangan. Dari proses ini didapatkan 2 rancngwr layout altematif. Kemudian tata letak altematif tersebut disimulasikan dengan menggunakan xtftware ProModel 4.2. l,oyout altematif yang diperoleh kemudian dianalisis dengan menggunakan ./low process chart dan soJtware ProModel 4.2 unnrk mengetahui aliran material yang terjadi selama proses produksi berlangsung. Dari analisis ini diperoleh penghematan jarak perpindahan sebesar 32,7lY. ywrg dicapai oleh layout alternatif I 2. Selain itu, dilakukan analisis patghematan waktu 0,05o/o pada layout altematif 2. Pada kedua layout altematif yang dihasilkan tidak ditemukan adanya aliran rnaterial antar stasiun kerja yang berpotongan dimana hal ini rnenunjukkan adanya peningkatan efektivitas, gudang yarg menjadi satu sehingga memudahkan loading ke kontainer, dan stasiun kda pengamplasan I yang dekat durgan pintu barat untuk efisiensi produksi garden. Dari output model simulasi altematif 2 diketahui bahwa waktu pergerakan tenaga angkut I dan 2 berkurang secara signifikan, juga waktu perpindahan entitas dan waktu operasi berkurang. Dari kedua layout altematif yang telah dibuat dan dianalisis, dapat diketahui bahwa layout altunatif 2 memiliki efisiensr terbesa
Kata Kunci : tata letak. aliran material. efisiensi. simulasi