Perdarahan Postpartum dan Etiologinya Di RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta Tahun 1988-1994
Nerina Mayakartifa, dr. Abd. Irmansyah Mochtar; Dra. Pramudji H., Apt.
1995 | Skripsi | S1 KEDOKTERANLatar belakang penelitian: Perdarahan postpartum merupakan sebab terpenting kematian maternal akibat perdarahan. Kemungkinan terjadinya perdarahan postpartum ini dapat diwaspadai dengan mengetahui faktor-faktor risikonya. Tujuan penelitian: Untuk memberi gambaran mengenai distribusi kasus perdarahan postpartum di RSUP Dr.Sardjito tahun 1988-1994 berdasarkan etiologi dan faktor risiko tertentu, yaitu umur maternal, paritas, kadar Hb ibu, berat badan bayi lahir, tekanan diastolik ibu, dan lama kala III dalam persalinan. Metode penelitian: Penelitian ini adalah penelitian deskriptif, yang datanya diambil dari buku register di bagian Obstetri dan Ginekologi RSUP Dr. Sardjito. Penelitian dilakukan secara retrospektif. Subyek penelitian adalah semua ibu yang melahirkan di RSUP Dr. Sardjito dan mengalami perdarahan postpartum pada tahun 1988-1994. Hasil penelitian: Selama kurun waktu 1988-1994 terdapat 9834 ibu yang melahirkan di RSUP Dr. Sardjito dan hanya 43 di antaranya mengalami perdarahan postpartum. Angka kejadian kasus perdarahan postpartum pada penelitian ini 0,44%. Selarna tahun 1988-1994 tersebut tidak ditemui adanya kematian maternal akibat perdarahan postpartum ini. Di RSUP Dr. Sardjito perdarahan postpartum ini lebih banyak terjadi pada kelompok umur maternal 20-35 tahun (38 orang), kelompok rnultipara (26 orang), kelompok ibu dengan kadar Hb > 10 gram% (32 orang), kelompok ibu dengan berat badan bayi lahir 2500-4000 gram (33 orang), kelompok ibu dengan tekanan diastolik sampai dengan 90 mmHg (37 orang), dan kelompok ibu dengan lama kala III sampai dengan 15 menit (32 orang). Sedangkan etiologi terbanyak perdarahan postpartum adalah atonia uteri (27,9%). Kesimpulan: Etiologi terbanyak perdarahan postpartum di RSUP Dr. Sardjito adalah atonia uteri. Kemudian berturut-turut retensio plasentae (>15-30 menit), kelainan faktor pembekuan, retensio sisa plasentae, dan laserasi jalan lahir.
Kata Kunci : Perdarahan postpartum; maternal perinatal