Laporkan Masalah

Pengaruh Anemia Pada Ibu Hamil Terhadap Tingkat Kejadian Partus Lama di RSU Sleman Yogyakarta

Athaillah A. Latief, Dr. Djaswadi Dasuki, DSOG., MPH., Ph.D

1994 | Skripsi | S1 KEDOKTERAN

Telah dilakukan peneljtian secara retrospektif, dengan rancanaan potona lintana (cross sectional studv design) tentang pengaruh anemia pada ibu hamil terhadap tingkat kejadian partus lama di Rumah Sakit Umum Sleman Yogvakarta. Pada penelitian ini dilakukan dikotomi menurut ada tidaknva anemia dan ada tidaknya partus lama. Data dlambll darl isian formullr data perlnatal untuk Rumah Sakit Umum Sleman yang diperoleh melalui Baqian Perinatologi Rumah Saklt Umum Pusat Dr. Sardjito selama kurun waktu 2 tahun (Januari 1992 - Desember 1993). Didapatkan 523 ibu hamil yana sesuai denqan kriterla subyek penelitian. Dari 523 lbu yanq bersalin. didapatkan 170 (32.50%) ibu yang menderita anemia dan 353 (67,50%) ibu yanq tidak menderita anemia. Dikataqorikan anemia iika Kadar Hb < 11 qr%, sesuai dengan kriteria WHO. Dari 523 ibu yang bersalin didapatkan 148 (28,30%) ibu yanq menqalami partus lama dan 375 (71.70%) ibu yang mengalami partus normal. Dikataqorikan partus lama bila lama kala I persalinan lebih dari 18 iam dan/atau lama kala II persalinan lebih dari 2 jam. Ibu hami1 yang menderita anemia dan mengalami partus lama 61 orang (11.66%) dan yang menderita anemia taoi partus normal 109 oranq (20.84%). Ibu hamil vana tidak menderita anemia tapi mengalami partus lama 87 orang (16.64%). yana tidak menderita anemia dan menqalami partus normal 266 orang (50.86%). Tuiuan penelitian ini untuk mengetahui besarnva frekuensi keiadian anemia dalam kehamilan. dan untuk melihat besar nva pengaruh anemia pada kehamilan terhadap tingkat keiadian partus lama. Analisis yang dilakukan adalah analisis bivariat dan multivariat. Uii statistik untuk mengetahui kemaknaan perbedaan antara dua variabel denqan uii Chi-kwadrat. dan Risiko Relatif untuk menqetahui besarnya perbedaan risiko teriadinva partus lama pada ibu hamil varier menderita anemia dan tidak anemia. Untuk menqetahui pengaruh yariabel-variabel umur.paritas. ANC, dan Hb secara bersama-sama terhadap variabel partus lama dilakukan analisis multivariat dengan regresi qanda. Terdapat penqaruh vanq bermakna (0 < 0.01) anemia dalam kehamllan terhadao tinqkat keiadian partus lama. Risiko teriadinya partus lama pada ibu hamil anemia 1,46 kali lebih besar dibandinqkan denaan ibu hamil tidak anemia. Penguiian kemaknaan pengaruh anemia dalam kehamllan terhadao tingkat keiadian partus lama denqan menqendallkan semua variabel luar (umur, paritas, ANC) diperoleh hasil vanq bermakna secara statistik (0 < 0.01).

Kata Kunci : Anemia, ibu hamil, frekuensi, partus


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.