Laporkan Masalah

Analisis Biaya Persalinan Pervaginam Dibandingkan dengan Bedah Sesar pada Pasien Kelas III di RSUP Dr.Sardjito Yogyakarta

Ulfa Elfiah, Prof. dr. Moh. Hakimi, Ph.D, SpOG

1998 | Skripsi | S1 KEDOKTERAN

Bedah sesar yang semula diindikasikan sebagai suatu cara untuk menyelamatkan ibu atau bayi pada proses persalinan yang tidak lancar, sekarang ini indikasinya semakin diperluas, Bahkan tidak sedikit dokter atau ahli yang melakukan tindakan bedah sesar yang tidak berdasarkan adanya indikasi sesar. Pendekatan operasi untuk persalinan ini dikaitkan dengan tingginya imbalan yang akan diterima untuk bedah sesar dibandingkan dengan persalinan pervaginam. Sedangkan tingginya biaya bedah sesar dihubungkan dengan kedudukan bedah sesar itu sendiri sebagai salah satu bentuk teknologi pemeliharaan kesehatan yang eukup mahal dan kompleks dalam pelaksanaannya. Sebagai akibatnya tindakan bedah sesar menjadi beban berat bagi program kesehatan di negara yang memiliki dana yang masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis biaya antara bedah sesar dan persalinan pervaginam sehingga dengan penelitian ini diharapkan tindakan bedah sesar bukan lagi menjadi suatu beban baik bagi pihak rumah sakit, dokter, maupun si pasien (ibu). Dalam menganalisis biaya ini penulis mencoba melakukan perhitungan biaya masing-masing persalinan dengan menerapkan metode biaya berdasarkan aktivitas (Activity Based Costing) Metode ini dilakukan dengan membebankan biaya pada tiap-tiap aktivitas. Dari data yang berhasil dikumpulkan dan dianalisis pada 7 orang pasien dengan 5 orang pasien melahirkan melaui bedah sesar, dan 2 orang pasien melahirkan secara pervaginam dapat disimpulkan bahwa rumah sakit mengalami kerugian yang cukup signifikan apabila melayani pasien sesar dibandingkan pasien yang melahirkan secara pervaginam meskipun dengan keuntungan yang relatif keeil sekali. Rata-rata kerugian yang dialami rumah sakit untuk bedah sesar sebesar Rp 311.740,00 sedangkan keuntungan yang diterima dari persalinan pervaginam sebesar Rp 39.985,00. Timbulnya kerugian dikaitkan dengan kompleksnya pelayanan yang diberikan terhadap pasien bedah sesar mengingat komplikasi yang ditimbulkan lebih berbahaya dibandingkan persalinan pervaginam. Sehingga berakibat makin banyak aktivitas yang meningkatkan biaya baik bagi rumah sakit dengan segala pihak yang terdapat di dalamnya maupun si pasien.

Kata Kunci : ibu dan bayi, bedah sesar, analisis biaya


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.