Laporkan Masalah

Analisis model prediksi peringkat obligasi :: Studi empiris pada Perusahaan Non Keuangan di Bursa Efek Jakarta

ANDRIANI, Novita, Dr. Ertambang Nahartyo, MSc

2004 | Tesis | S2 Akuntansi

Investasi pada surat berharga obligasi menjadi pilihan yang mulai banyak di lirik investor di Indonesia semenjak maraknya perusahaan-perusahaan menerbitkan obligasi sebagai salah satu sumber pendanaannya. Obligasi memiliki keunggulan, yaitu waktu dan tingkat pengembalian yang lebih pasti. Namun tetap padanya melekat resiko apabila perusahaan emiten gagal untuk membayar bunga obligasi maupun pokok pinjaman. Perusahaan pemeringkat hadir untuk melakukan pemeringkatan terhadap obligasi yang diterbitkan perusahaan. Informasi peringkat membantu pihak-pihak yang berkepentingan dalam menilai kualitas dari suatu obligasi sehingga dapat menurunkan resiko. Keberadaan peringkat obligasi juga dinilai mampu meminimalkan asimetri informasi perusahaan. Kendala yang muncul adalah perusahaan pemeringkat tidak secara rutin menilai dan memeringkat perusahaan. Karenanya dibentuklah model prediksi yang dapat digunakan untuk memprediksi peringkat obligasi perusahaan. Penelitian ini bertujuan untuk menguji kemampuan variabel rasio keuangan, jangka waktu pinjaman (maturity), nilai nominal (par value), stabilitas keuangan dan ukuran perusahaan untuk membentuk suatu model prediksi guna memprediksi peringkat obligasi perusahaan. Dengan menggunakan alat uji Multiple Discriminant Analysis (MDA) dan Logistic Regression, diperoleh hasil stabilitas keuangan dan sejumlah rasio keuangan dapat membentuk model prediksi yang mampu memprediksi 80.3% dan 95.2% dengan konsistensi 75% dan 90%. Dari hasil Penelitian juga diketahui bahwa variabel stabilitas keuangan memiliki kemampuan yang lebih baik dibandingkan sejumlah variabel lain yang digunakan oleh perusahaan pemeringkat.

Investing in bond securities becomes an interesting choice for some investors since many companies issued their bonds as one of the source of their financing. It has strong point, the time and the rate of return that have been mentioned in the indenture. However, it had some risks, such inability of company to pay back for the interest and principal of obligation or famous as default risks. There are some credit ratings agencies that have rate bond securities, which issued by company. The rating information helps many stakeholders to evaluate the quality of bond securities. It is also used to reduce asymmetry information about the company information. The challenge are when credit ratings agencies do not routine evaluate and rate the companies. To handle this problem we have to make a model prediction that may predict the bond rating of the companies. The objective of this research is to examine the ability of financial ratio, maturity, par value, financial stability, and the size of company to be a model prediction that can be used to predict bond ratings. By using Multiple Discriminant Analysis (MDA) and Logistic Regression as statistic tools, the result shown financial stability and some financial ratio having an ability to predict bond rating 80.3% and 95.2% with consistency 75% and 90%. It also shown financial stability has ability to predict bond ratings better than other variables that used by ratings agencies.

Kata Kunci : peringkat obligasi, model prediksi, Multiple Discriminant Analysis, Logistic Regression, bond rating, model prediction


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.