Perilaku Mencari Informasi Secara Elektronik Pada Peserta Program Intensif Magister Manajemen Rumah Sakit dan Magister Manajemen Pelayanan Kesehatan Universitas Gadjah Mada
Anis Fuad, dr. Adi Utarini, MSc, MPH
1997 | Skripsi | S1 KEDOKTERANTelah dilakukan penelitian cross sectional mengenai perilaku mencari informasi secara elektronik pada profesional kesehatan yang mengikuti Program Intensif yang menggunakan metode belajar mengajar berbasis Internet di Magister Manajemen Rumahsakti (MMR) dan Magister Manajemen Pelayanan Kesehatan (MMPK) Universitas Gadjah Mada. Penelitian ini dilatarbelakangi dengan semakin meningkatnya perhatian terhadap sumber informasi elektronik sebagai salah satu sumber informasi bagi profesional kesehatan, serta perkembangan dan potensi Internet yang sangat besar dalam dan bagi sektor kesehatan. Data diperoleh dari kuesioner yang dibagikan melalui e-mail kepada seluruh peserta pada minggu I hingga minggu III Januari 1998. Data pendukung diperoleh dari Perpustakaan elektronik FK UGM mengenai permintaan artikel atau sumber informasi oleh peserta Program Intensif pada kurun waktu Agustus 1996 - November 1997. Data diolah secara deskriptif" untuk mendapatkan gambaran perilaku mencari informasi secara elektronik. Tigapuluh tujuh koma satu persen responden mengembalikan kuesioner yang dibagikan. Internet menempati posisi yang penting pada peserta Program Intensif MMR dan MMPK UGM sebagai salah satu sumber informasi. Berdasarkan nilai manfaatnya informasi dari Internet menempati peringkat ketiga dengan urutan pertemuan ilmiah (36,4%) jurnal (27,3%), Internet (15,1%), kursus (12,2%), perpustakaan (6,1%) dan rekan sejawat (3%). Sementara itu, berdasarkan seringnya penggunaan 36,4 % responden memilih jurnal sebagai sumber informasi yang paling sering digunakan. Urutan kedua dan berikutnya adalah Internet (27,3%), rekan sejawat (12,1%), pertemuan ilmiah (12,1%) kursus (9,0%)dan perpustakaan (3,0%). Namun demikian, pengetahun mengenai informasi elektronik masih rendah karena hanya 33% yang mengetahui beberapa istilah sumber informasi online termasuk MEDLINE. Yang menggembirakan, sikap peserta terhadap Internet positip, ditunjukkan dari keinginan untuk meneruskan menggunakan Internet meskipun proses pendidikan telah selesai. Tetapi, sikap tersebut perlu diantisipasi dengan usaha untuk meningkatkan penggunaan Internet sebagai sumber informasi yang optimal pada mahasiswa Program Intensif. Diperlukan penelitian lebih lanjut untuk mendapatkan gambaran aspek perilaku mencari informasi secara elektronik pada profesional kesehatan yang lebih baik dengan jumlah responden lebih banyak dan alat ukur yang sudah divalidasi.
Kata Kunci : perilaku mencari informasi, berbasis internet, metode belajar