Laporkan Masalah

Status Kesehatan Jiwa Manusia Lanjut Usia di Panti Sosial Tresna Wreda di DIY Tahun 1998

Anik Murwaningsih, Dr. Moetrarsi, SKF.,DAJ

1998 | Skripsi | S1 KEDOKTERAN

Keberadaan Panti wreda dapat menjadi alternatif penyelesaian masalah ledakan penduduk berusia lanjut dimasa yang akan datang, terutama bagi lansia yang bermasalah dengan dukungan sosial dan psikologis, meskipun saat ini masih terasa benturan dengan norma- norma dan nilai budaya bangsa. Lansia lebih rentan terhadap penyakit kejiwaan, karena mereka lebih sering menjadi subjek stress emosional dan mental ( Soekarto, 1995 ). Rasa harga diri dan kepuasan diri merupakan faktor resiko pada lanjut usia . terlebih manakala mereka kehilangan dukungan atau perhatian dari orang-orang yang disekitarnya. Untuk itu perlu diketahui sejauh mana pengaruh panti wreda terhadap aspek kejiwaan penghuninya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbandingan status kesehatan jiwa lanjut usia yang tinggal di panti wreda dengan lansia yang tinggal bersama keluarganya. Instrumen yang digunakan adalah General Health Quisonaire (GHQ) , dengan subjek lansia berusia 60 hingga 90 tahun. Sampel diambil dari Panti Wreda Hanna dan Panti Wreda Gondokusuman dan dari beberapa posyandu lansia di wilayah Mantrijeron. Pengambilan data dilakukan dengan pengisian kuisoner, langsung dengan wawancara dan tatap muka,atau diisi sendiri oleh responden. Setelah data terkumpul, dilakukan penghitungan skor. Kemudian dilakukan analisa secara deskriptif . maupun secara statisik dengan menggunakan student t-test. Semua sampel yang terpilih untuk analisa data berjenis kelamin perempuan. Dari 14 subjek dari kelompok posyandu 100 persen memiliki status kesehatan jiwa yang baik, sedangkan dari 15 subjek pada kelompok panti wreda 33,3 persen di antaranya memiliki gangguan kejiwaan. Dari analisa statistik didapati bahwa status kesehatan jiwa perempuan lanjut usia dari kelompok posyandu lansia lebih baik di banding perempuan lanjut usia yang tinggal di panti wreda, dan didapati perbedaan yang cukup bermakna ( p < 0,05 )antara kedua kelompok tersebut. Dari penelitian ini dapat disimpulkan bahwa bagi perempuan lanjut usia tinggal di panti wreda dapat menjadi faktor resiko munculnya gangguan kejiwaan.

Kata Kunci : Panti wreda, lansia, kesehatan jiwa lanjut usia


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.