Laporkan Masalah

Tuo Masagena, Konsep Well-being Masyarakat Pesisir Suku Mandar Sulawesi Barat (Sebuah Pendekatan Indigenous Psychology)

Tajriani, Diana Setiyawati, S.Psi., M.H.Sc, Ph.D., Psikolog

2025 | Tesis | S2 Psikologi

Kesejahteraan psikologis atau well-being penting untuk dikaji karena berkaitan dengan aspek fundamental dalam kehidupan. Well-being dimaknai dan dialami secara berbeda karena dipengaruhi oleh budaya, demikian juga dengan masyarakat Suku Mandar di Provinsi Sulawesi Barat. Oleh karena itu mengkaji well-being dengan pertimbangan budaya menjadi sesuatu yang penting untuk menghasilkan pemaknaan yang khas. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif grounded theory yang menggunakan pendekatan indigenous psychology. Partisipan penelitian merupakan masyarakat Suku Mandar yang berdomisili di sepanjang garis pantai Provinsi Sulawesi Barat, terdiri dari 51 partisipan open-ended questionnaire dan 5 partisipan wawancara. Data penelitian terdiri dari data kuesioner, verbatim wawancara dan dokumentasi, yang dianalisis secara tematik menggunakan aplikasi NVivo12. Hasil penelitian menemukan istilah masagena atau tuo masagena (hidup masagena) sebagai konsep well-being masyarakat pesisir Suku Mandar. Pemaknaan tuo masagena mencakup tiga tema, yaitu a) hidup cukup dan sederhana yang dimaknai dengan kondisi terpenuhinya kebutuhan hidup namun tidak sampai pada tahap berlebih-lebihan; b) keterhubungan sosial, yang dimaknai dengan menjaga hubungan sosial melalui kolaborasi, saling membantu dan berbagi; c) perasaan positif serta sikap yang positif, dimaknai dengan perasaan yang lega, luas dan sikap yang tenang dan bijaksana. Terdapat sembilan hal yang membuat masagena, terdiri dari beberapa tema, yaitu; membangun dan membina keluarga, penghasilan dan pendapatan, hubungan sosial, prestasi dan pencapaian, gaya hidup, rasa aman, pengetahuan, religiusitas dan spiritualitas, penguasaan lingkungan. Implikasi penelitian terkait dengan hal-hal yang membuat masagena pada kategori usia, kategori pekerjaan dan kategori jenis kelamin. Dibutuhkan penelitian lanjutan pada masyarakat pedalaman dan perkotaan di Sulawesi Barat untuk mendapatkan pemaknaan tuo masagena yang utuh.  

Psychological well-being is essential to study because it is related to fundamental aspects of life. Well-being is experienced differently because it is influenced by culture, as is the case with the Mandar Tribe in West Sulawesi Province. Therefore, studying well-being through a culturally grounded lens is essential. This study employed a qualitative grounded theory methodology using an indigenous psychology framework. Participants of this research are the Mandar Tribe who live along the coastline of West Sulawesi Province, including 51 open-ended questionnaire participants and 5 interview participants. The data consist of questionnaire response, verbatim interviews and documentation, which are analyzed thematically using the NVivo12 application. The result of the study found that the term 'masagena' or 'tuo masagena' as the concept of well-being of the coastal community of the Mandar Tribe. The meaning of 'tuo masagena' includes three themes, namely; a) living sufficiently and simply which is interpreted as a condition where the needs of life are met but not to the point of excess; b) social connectedness, which is interpreted as maintaining social relationship through collaboration, mutual assistance and sharing; c) positive feelings and positive attitudes, interpreted as feelings of relief, breadth and a calm and wise attitude. There are nine dimensions that make 'masagena', consisting of several themes, namely; building and fostering a family, income and earnings, social relationship, achievements and accomplishments, lifestyle, sense of security, knowledge, religiosity and spirituality, environmental mastery. The implications of the research are related to dimensions that make 'masagena' in the age category, job category and gender category. Further research is needed in rural and urban communities in West Sulawesi to obtain a complete meaning of 'tuo masagena'.

Kata Kunci : Tuo Masagena, Well-being, Suku Mandar, Indigenous Psychology

  1. S2-2025-484665-abstract.pdf  
  2. S2-2025-484665-bibliography.pdf  
  3. S2-2025-484665-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2025-484665-title.pdf