Laporkan Masalah

Integrasi lingkungan sosial antara warga perumahan dengan warga sekitarnya di kabupaten Semarang : Kasus perumahan Grahayasa dan Kutilang Sari

Dyah Ayu Pramudyawardhani, Drs. Su Ritohardoyo, M.A.

2006 | Skripsi | S1 PEMBANGUNAN WILAYAH

Pada umumnya konflik antar penghuni permukiman baru dan permukiman lama sering terjadi akibat latar belakang sosial ekonomi dan daerah asal yang berbeda sehingga integrasi lingkungan sosial belum terbentuk. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi sosial ekonomi warga dan perbandingan integrasi iingkungan sosial antara warga perumahan kelas menengah dan warga sekitarnya dengan warga perumahan kelas bawah dan warga sekitarnya. Tujuan akhir dari penelitian ini adalah untuk merumuskan arahan pengembangan perumahan yang mampu menciptakan integrasi lingkungan sosial dengan warga sekitarnya. Penelitian dilakukcan di perumahan kelas menengah (Grahayasa) dan sederhana (Kutilang Sari) serta kampung-kampung sekitarnya. Metode yang digunakan dalam penelitian adalah metode penelitian survei. Teknik Quota sampling digunakan untuk pengambilan sampel, terdiri dare 20 sampel rumah tangga, baik di Perumahan Grahayasa maupun di Perumahan Kutilang Sari. Sedangkan kampung sekitarnya masing-masing diambil 30 sampel rumah tangga. Pengumpulan data dilakukan dengan teknik wawancara terstruktur dan mendalam, serta pengamatan langsung di lapangan. Pengumpulan data sekunder dilakukan dengan mengambil data yang sudah ada di monografi desa dan sumber lainnya, Teknik analisis data untuk tujuan I adalah dengan tabel frekuensi, untuk tujuan 2 menggunakan t test sedangkan untuk tujuan 3 menggunakan analisis Deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan kondisi sosial ekonomi rumah keempat lokasi tersebut hampir sama. Integrasi lingkungan sosial antara warga Perumahan Grahayasa dan warga sekitarnya dengan warga Perumahan Kutilang Sari dengan warga sekitarnya berbeda/tidak sama. Integrasi lingkungan sosial antara warga Perumahan Kutilang Sari don warga sekitarnya jouh lebih tinggi daripada antara warga Perumahan Grahayasa dan warga sekitarnya. Arahan pengembangan perumahan yang mampu menciptakan integrasi lingkungan sosial dengan warga sekitarnya adalah dengan mengacu pada perumahan yang memiliki tingkat integrasi lingkungan sosial paling tinggi, yaitu Perumahan Kutilang Sari.

Generally, conflict between new settlement and old settlement residents are often happened as the effect of social economic background and origin differences so social environmental integration has not been formed yet. Therefore, this study aim is to know of social economic condition of residents and the compare or social environmental integration between residents of middle housing arid surrounding residents with residents of modestly housing and surrounding residents. The last aim of this study iv to make developing direction of housing that can create social environmental' integration with surrounding residents. The study is done by middle housing (Grahaaosa) and modestly housing (Kutilang Sari) and also villages around both of housing The method which is used in this study is survey study method. Quota sampling technique is used to take samples, consist of 20 household samples, either in housing of Grahayasa and also Kutilang Sari. While taken by each village around the housing is 30 household samples. Primary data collecting done by technique of structured and in depth interview, along with observation. Secondary data collecting is done by take existing data in monography and other source. The technique of analysis adapted for first aim is by frequency table, for second aim is by t lest while for third aim is by descriptive analysis. The study shown that social economic condition of all settlement are same. Social environmental integration between resident of Grahayasa housing and surrounding residents with residents of Kutilang Sari housing and surrounding residents are different Social environmental integration between residents of Kutilang Sari housing and surrounding residents is higher than between resident of Grahayasa housing and surrounding residents. Developing direction of housing that can form social environmental integration with surrounding residents is by following characteristic of housing whose higher social environmental integration, that is Kutilang sari housing

Kata Kunci : kondisi sosial ekonomi, integrasi, perumahan,social economic condition, integration, housing,Semarang,Jawa Tengah

  1. S1-2006-147534-Dyah_Ayu_Pramudyawardhani-abstract.pdf  
  2. S1-2006-147534-Dyah_Ayu_Pramudyawardhani-bibliography.pdf  
  3. S1-2006-147534-Dyah_Ayu_Pramudyawardhani-tableofcontent.pdf  
  4. S1-2006-147534-Dyah_Ayu_Pramudyawardhani-title.pdf