SIMBOLISASI ISLAM DALAM KOMIK PERSEPOLIS DENGAN PENDEKATAN MULTIMODAL
Deviana Risky Maharani, Prof. Dr. Drs. Sajarwa, M.Hum.
2025 | Skripsi | SASTRA PERANCIS
Penelitian ini mengkaji simbol Islam dalam Komik Persepolis (2003) dengan Marjane Satrapi menjadi tokoh utama. Komik karya Marjane Satrapi bercerita mengenai masa lalu tokoh utama dari sudut pandang narator. Masa kecilnya dipenuhi oleh gejolak revolusi Iran yang mempengaruhi kehidupan sosial, politik, dan budaya masyarakat termasuk dalam hal cara berpakaian, berbicara, dan bersikap. Dengan demikian, penelitian ini dilakukan untuk mencapai dua tujuan. Pertama, untuk menganalisis bagaimana bentuk tuturan, visual, dan tindakan yang muncul ketika rezim menerapkan ideologi Islam. Kedua, untuk mengidentifikasi dampak dari penetapan ideollogi Islam terhadap kehidupan individu. Dalam menganalisis komik Persepolis menggunakan dua teori. Teori multimodal milik Gunther Kress dan Theo van Leeuwen digunakan dalam analisis hubungan antara teks dan gambar dalam menyampaikan makna. Teori komik milik Scott McCloud juga akan digunakan untuk memahami cara kerja visual naratif, termasuk bagaimana panel, transisi, dan gaya gambar menyampaikan cerita serta emosi tokoh. Metode yang digunakan merupakan metode deskriptif dengan mengumpulkan, menyajikan, dan menganalisis data. Hasil penelitian menemukan bahwa simbol Islam yang digunakan sebagai kontrol untuk membatasi kebebasan masyarakat. Namun, masyarakat tetap melakukan perlawanan dengan membuktikan bahwa kebebasan individu tetap hidup meski dalam tekanan yang represif.
This study explores the symbol of Islam in the comic Persepolis (2003) with Marjane Satrapi as the main character. The comic written by Marjane Strapi tells th story of the main character’s past from the narrator’s point of view. Her childhood was shaped by the turmoil of the Iranian Revolution, which impacted the social, political, and cultural life of the society, including how people dressed, spoke, and behave. Thus, this study was conducted to achieve two objectives. First, to analyse the types of text, visual, and actions that appear when the regime implements Islamic ideology. Second, to identify the impact of the etablishment of Islamic ideology on individual lives. In analysing the Persepolis, two theories were used. The theory of multimodal by Gunther Kress and Theo van Leeuwen’s is used to analyse the correlation between text and image in creating meaning. Scott McCloud’s comic theory will also be used to helps explain how narrative visuals work, such as through panels, transitions, and drawing styles tell stories and character emotions. This study uses a descriptive method by collecting, presenting, and analysing data. The results found that Islamic symbols were used as controls to limit people’s freedom. However, the community still resisted by proving that individual freedom is still alive even under repressive pressure.
Kata Kunci : Marjane Satrapi, simbol Islam, revolusi Iran