Konsep Pengendalian Diri dalam Primbon Ngelmi Kasampurnan Koleksi Pura Pakualaman: Suntingan Teks dan Terjemahan
Faradilla Putri Margaretha, Dr. Sri Ratna Saktimulya, M. Hum
2025 | Skripsi | SASTRA NUSANTARA
Skripsi
ini merupakan penelitian filologis dengan objek material Primbon Ngelmi
Kasampurnan, koleksi Perpustakaan Widya Pustaka Pura Pakualaman. Atas
prakarsa Paku Buwana ke X, naskah ini ditulis berdasar pada kitab primbon milik
Paku Buwana ke VIII yang berisi ajaran-ajaran mengenai ilmu kesempurnaan.
Naskah ditulis menggunakan bahasa dan aksara Jawa dalam bentuk prosa.
Tujuan
penelitian ini adalah menyajikan suntingan teks dan terjemahan agar isi Primbon
Ngelmi Kasampurnan dapat dibaca serta dipahami oleh masyarakat umum. Teori yang
digunakan dalam penelitian ini adalah kritik teks dengan menggunakan dua bentuk
terjemahan yaitu terjemahan kata per kata dan terjemahan makna. Pada tahap
penyuntingan, digunakan aparat kritik untuk menandai perbaikan kesalahan pada
teks. Hasil terjemahan kemudian dianalisis dengan mengaitkan fenomena gangguan
kesehatan mental yang terjadi di masyarakat saat ini. Ajaran yang dimuat dalam
naskah mengenai ilmu kesempurnaan dapat dikaji sebagai salah satu bentuk kearifan
lokal yang menekankan pentingnya menjaga keseimbangan serta pengendalian diri.
Konsep-konsep yang dijelaskan di dalam naskah juga dapat diterapkan sebagai
upaya menjaga kesehatan mental di era modern seperti saat ini agar
tercipta keselarasan dalam kehidupan.
Penelitian ini membuktikan bahwa gangguan kesehatan mental sering kali disebabkan oleh ketidakmampuan individu dalam mengendalikan nafsu. Konsep empat nafsu—aluamah, amarah, supiyah, dan mutmainah—berperan dalam membentuk kondisi psikologis individu. Oleh karena itu, ajaran dalam Primbon Ngelmi Kasampurnan diharapkan dapat membantu mencapai keseimbangan jasmani dan rohani dengan menyeimbangkan aspek moral dan spiritual.
This thesis is a philological study with Primbon
Ngelmi Kasampurnan as its material object, a manuscript from the Widya
Pustaka Pura Pakualaman collection. Initiated by Paku Buwana X, this
manuscript was written based on the primbon book of Paku Buwana VIII, which
contains teachings on the knowledge of perfection (ngelmi kasampurnan). The
manuscript is written in Javanese language and script in prose form.
The aim of this study is to present an edited text and
translation so that the content of Primbon Ngelmi Kasampurnan can be
read and understood by the general public. The research employs textual
criticism theory, utilizing two types of translation: word-for-word translation
and semantic translation. In the editing process, critical apparatus is used to
mark textual corrections. The translated text is then analyzed by relating it
to the phenomenon of mental health disorders in today's society. The teachings
in the manuscript concerning the knowledge of perfection can be examined as a
form of local wisdom, emphasizing the importance of balance and self-control.
The concepts explained in the manuscript can also be applied as an effort to
maintain mental health in the modern era to achieve harmony in life.
This study proves that mental health disorders are
often caused by an individual's inability to control desires. The concept of
four desires—aluamah, amarah, supiyah, and mutmainah—plays a role in shaping an
individual's psychological state. Therefore, the teachings in Primbon
Ngelmi Kasampurnan are
expected to help individuals achieve physical and spiritual balance by
harmonizing moral and spiritual aspects.
Kata Kunci : Primbon Ngelmi Kasampurnan, suntingan teks, terjemahan, kesehatan mental, pengendalian diri.