Pengukuran Porositas Rekahan Batuan dan Identifikasi Sumber Erupsi dari Data Digital Outcrop Model (DOM) pada Singkapan Lava Bantal di Desa Jogotirto, Kecamatan Berbah, Kabupaten Sleman, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta
BINTANG AKBAR SAVERO PUTRA GUNAWAN, Dr.Eng. Ir. Agung Setianto, S.T., M.Si., IPM.; Ir. Salahuddin, S.T., M.Sc., Ph.D., IPM.
2025 | Skripsi | TEKNIK GEOLOGI
Penelitian ini
bertujuan untuk mengukur porositas rekahan batuan dan mengidentifikasi sumber erupsi
dari Lava Bantal Watuadeg dengan menggunakan metode Digital Outcrop Model
(DOM) yang berbasis pada teknologi Structure from Motion (SfM). Metode
SfM dipilih karena kemampuannya untuk mengumpulkan data jarak jauh dengan
menghasilkan model point cloud. Penelitian ini dilakukan pada singkapan
lava bantal di Desa Jogotirto, Berbah, Sleman, yang memiliki sifat basaltis dan
unik dibandingkan batuan beku lain di Jawa. Metode DOM dengan SfM yang
menggunakan wahana kamera Iphone 12 Pro dengan sensor LiDAR pada 2 scanwindow
berhasil digunakan untuk mengukur nilai porositas rekahan batuan dengan
menghasilkan nilai porositas sebesar 0,45% pada scanwindow 1 dan 1,20%
pada scanwindow 2. Hasil yang diperoleh dari pengukuran DOM dibandingkan
dengan pengukuran langsung di lapangan dapat dikatakan identic melalui hasil
T-Test Two Sample. Selain itu, penelitian ini juga berhasil mengidentifikasi
lokasi sumber erupsi Lava Bantal Watuadeg dengan melakukan interpretasi lineament
dan ridgeline pada data DEM yang dihasilkan dari foto udara area
Lava Bantal Watuadeg. Hasil identifikasi tersebut menunjukkan sumber erupsi
Lava Bantal Watuadeg berada pada bukit di sisi barat dari Sungai Opak.
This study aims
to measure rock fracture porosity and identify the eruption source of the Lava
Bantal Watuadeg using the Digital Outcrop Model (DOM) data based on Structure
from Motion (SfM) technology. The SfM method was chosen for its capability to
collect remote data and produce a point cloud model. The research was conducted
on a pillow lava outcrop in Jogotirto Village, Berbah, Sleman, which is basaltic
and unique compared to other igneous rocks in Java. The DOM method using SfM
with an iPhone 12 Pro camera equipped with LiDAR sensors across two scan
windows successfully measured rock fracture porosity, yielding values of 0.45%
in scan window 1 and 1.20% in scan window 2. A T-Test Two Sample comparison
indicated that the results obtained from DOM measurements were nearly identical
to those from direct field measurements. In addition, this study successfully
identified the source location of the Lava Bantal Watuadeg eruption by interpreting
the lineament and ridgeline on DEM data obtained from aerial photographs of the
Lava Bantal Watuadeg area. The identification results indicate that the source
of the Lava Bantal Watuadeg eruption is located on a hill to the west of the
Opak River.
Kata Kunci : Digital Outcrop Model, Structure from Motion, Porositas Rekahan, Lineament, Ridgeline, Sumber Erupsi