Mitigasi Risiko Rantai Pasok Buah Carica (Carica Pubescens) di Kabupaten Wonosobo
Alfha Gemilang, Prof. Wakhid Slamet Ciptono, M.B.A., M.P.M., Ph.D.
2025 | Tesis | S2 Manajemen
Kabupaten Wonosobo memiliki potensi tinggi di sektor pertanian dan pariwisata. Industri pengolahan buah carica berperan penting dalam perekonomian lokal, namun rantai pasoknya menghadapi berbagai tantangan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi risiko dalam rantai pasok buah carica serta merumuskan strategi mitigasi guna memastikan keberlanjutan industri ini.Penelitian ini menggunakan pendekatan naratif interpretatif yang didukung deskriptif kuantitatif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dengan pemangku kepentingan utama, serta kuesioner. Analisis risiko dilakukan berdasarkan ISO 31000:2018, dengan FGD sebagai metode perumusan strategi mitigasi. Hasil penelitian menunjukkan ada 82 risiko pada rantai pasok carica, dan 14 risiko yang memiliki dampak dan probabilitas tinggi. Risiko utama meliputi ketidakstabilan stok, cuaca, harga fluktuatif, persaingan usaha, dan biaya bahan baku yang tinggi. Strategi mitigasi meliputi peningkatan kapasitas petani, penguatan kemitraan, diversifikasi produk, serta dukungan kebijakan pemerintah. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pemangku kepentingan dalam pengelolaan rantai pasok buah carica secara berkelanjutan.
Wonosobo Regency has high potential in the agriculture and tourism sectors. The carica fruit processing industry plays an important role in the local economy, but its supply chain faces various challenges. This study aims to identify risks in the carica fruit supply chain and formulate mitigation strategies to ensure the sustainability of this industry. This study uses an interpretive narrative approach supported by quantitative descriptive. Data were collected through observation, interviews with key stakeholders, and questionnaires. Risk analysis was carried out based on ISO 31000:2018, with FGD as a method for formulating mitigation strategies. The results showed that there were 82 risks in the carica supply chain, and 14 risks had high impact and probability. The main risks include stock instability, weather, fluctuating prices, business competition, and high raw material costs. Mitigation strategies include increasing farmer capacity, strengthening partnerships, product diversification, and government policy support. This study is expected to be a reference for stakeholders in managing the carica fruit supply chain sustainably.
Kata Kunci : Rantai pasok, mitigasi risiko, buah carica, ISO 31000:2018