Peningkatan Maturitas Kota Kediri sebagai Kota Cerdas
Tsalits Atana, Prof. Ir. Achmad Djunaedi, MUP., Ph.D
2025 | Tesis | S2 Magist.Prnc.Kota & Daerah
Kota Kediri dengan luas 67,2 km2 merupakan kota terbesar ketiga di Provinsi Jawa Timur yang memiliki historis kota yang panjang dan potensi ekonomi menjanjikan. Potensi ekonomi ini ditandai dengan pertumbuhan ekonomi yang stabil di atas 5?lam lima tahun terakhir dan PDB per kapita tertinggi kedua di Indonesia pada tahun 2022. Untuk mengoptimalkan potensi ini, diperlukan adanya pengelolaan perkotaan yang cerdas berdasarkan potensi, permasalahan, dan visi misi pembangunan Kota Kediri. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk 1) mengukur tingkat maturitas Kota Kediri sebagai Kota Cerdas tahun 2021-2023, dan 2) mengusulkan strategi kebijakan peningkatan maturitas Kota Kediri sebagai Kota Cerdas.
Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Metode kuantitatif digunakan untuk mengukur tingkat maturitas setiap dimensi smart city, sedangkan metode kualitatif digunakan untuk menentukan strategi kebijakan peningkatan maturitas yang sesuai. Teknik pengumpulan data secara primer dan sekunder melalui analisis skoring maturitas dimensi smart city berdasarkan data sekunder dan hasil analisis kuesioner terhadap 30 responden serta wawancara mendalam terhadap 19 narasumber dari 19 instansi pemerintah di Kota Kediri.
Penelitian ini menunjukkan hasil bahwa hampir seluruh dimensi smart city di Kota Kediri mengalami peningkatan dari tahap 3 (scattered) menjadi tahap 4 (integrated). Variasi tingkat maturitas smart city ini dipengaruhi oleh indikator-indikator pembentuk tingkat maturitas di tiap dimensi. Hasil tingkat maturitas eksisting dan kajian best practices penerapan smart city di kota-kota lain menjadi dasar perumusan strategi kebijakan untuk peningkatan maturitas Kota Kediri sebagai kota cerdas.
Kediri City with an area of 67.2 km2 is the third largest city in East Java Province which has a long city history and promising economic potential. This economic potential is marked by stable economic growth above 5% in the last five years and the second highest GDP per capita in Indonesia in 2022. To optimize this potential, smart urban management is needed based on the potential, problems, and vision and mission of Kediri City development. Therefore, this study aims 1) to measure the maturity level of Kediri City as a Smart City in 2021-2023, and 2) to propose a policy strategy to increase the maturity of Kediri City as a Smart City.
This study uses quantitative and qualitative descriptive methods. Quantitative methods are used to measure the maturity level of each smart city dimension, while qualitative methods are used to determine the appropriate maturity improvement policy proposals. Primary and secondary data collection techniques through smart city dimension maturity scoring analysis based on secondary data and the results of questionnaire analysis of 30 respondents and in-depth interviews with 19 informants from the government agencies in Kediri City.
This study shows that almost all dimensions of smart cities in Kediri City have increased from stage 3 (scattered) to stage 4 (integrated). Variations in the level of maturity of smart cities are influenced by indicators that form the level of maturity in each dimension. The result of existing maturity smart city levels and studies of best practices for implementing smart city in other cities are the basis for formulating policy strategies to increase the maturity of Kediri City as a smart city.
Kata Kunci : Smart City (Kota Cerdas), Tingkat Maturitas, Indikator Dimensi, Strategi Kebijakan