PENGARUH PEMBERIAN HERBAL KOMBINASI (Zingiber Officinale, Curcuma longa, dan Alium sativum) TERFERMENTASI DALAM AIR MINUM TERHADAP KINERJA PERTUMBUHAN AYAM BROILER
LEVIA ARKANANTA SARJONO, Ir. Nanung Danar Dono, S.Pt., MP., Ph.D., IPM., ASEAN Eng.
2025 | Skripsi | ILMU DAN INDUSTRI PETERNAKAN
Penelitian ini ditujukan untuk
mengetahui pengaruh pemberian fitobiotik herbal kombinasi (Zingiber
officinale, Curcuma longa, dan Allium sativum) terfermentasi 1:1:1
dalam air minum terhadap kinerja pertumbuhan ayam broiler. Sembilan puluh ekor
ayam broiler Cobb 500 jantan dipelihara dalam penelitian ini. Setiap ayam dalam
penelitian ini mendapatkan 1 dari tiga perlakuan: pakan basal komersial + air
minum (P0), pakan basal komersial + air minum + 10ml/L herbal kombinasi (P1),
atau pakan basal komersial + air minum + 10ml/L herbal kombinasi terfermentasi
(P2) selama 35 hari masa penelitian. Setiap perlakuan terdiri dari 5 replikasi,
masing-masing replikasi terdapat 6 ekor ayam. Pakan basal berupa pakan komersial
(starter dan grower) berbasis jagung kuning dan bungkil kedelai dengan
kandungan CP 20-23%. Fermentasi herbal dilakukan menggunakan bakteri starter
EM4 selama 3-5 hari. Parameter yang diteliti berupa kinerja pertumbuhan, yang
meliputi data konsumsi pakan, pertambahan bobot badan harian, konversi pakan,
dan indeks kinerja. Data yang diperoleh dianalisis statistik menggunakan
completely randomized design pola searah, berbasis nilai P<0>grower 1, grower 2, maupun
fase finisher. Namun demikian, pada fase starter pemberian air minum
dengan penambahan herbal kombinasi tanpa fermentasi meningkatkan pertambahan
bobot badan ayam (P<0>Strain Cobb 500 pada fase awal pertumbuhan (starter).
This study aimed to investigate the effect of fermented herbal phytobiotic combinations (Zingiber officinale, Curcuma longa, and Allium sativum) at a ratio of 1:1:1 in drinking water on the growth performance of broiler chickens. Ninety male Cobb 500 broiler chickens were used in this research. Each chicken received one of three treatments: commercial basal feed + drinking water (P0), commercial basal feed + drinking water + 10ml/L herbal combination (P1), or commercial basal feed + drinking water + 10ml/L fermented herbal combination (P2) over a 35-day experimental period. Each treatment was replicated five times, with six chickens per replicate pen. The basal feed consisted of commercial starter and grower feed based on yellow corn and soybean meal with a crude protein content of 20-23%. The herbal mixture was fermented using EM4 bacterial starter for 3-5 days. Growth performance parameters, including feed consumption, average daily gain, feed conversion ratio, and performance index, were evaluated. Data were statistically analyzed using a one-way completely randomized design at a significance level of P<0>
Kata Kunci : Ayam broiler, Fermentasi, Herbal kombinasi, Kinerja pertumbuhan