Laporkan Masalah

Studi Komparatif Performa Patient Health Questionnaire-9 (PHQ-9) dan Electroencephalography (EEG) Band Power sebagai Penunjang Diagnosis Gangguan Depresi Mayor

Nadila Apriola Susanto, Prof. Kwartarini Wahyu Yuniarti, M.Med.Sc., Ph.D., Psikolog

2025 | Tesis | S2 Psikologi

Gangguan depresi mayor merupakan gangguan mental-emosional multifaktorial yang melibatkan aspek biologis, psikologis, dan sosial, serta berdampak pada proses mental individu dan aktivitas sehari-hari. Saat ini, diagnosis gangguan ini umumnya didasarkan pada wawancara klinis dengan merujuk pada Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders (DSM). Sebagai gangguan kesehatan mental yang banyak terjadi, diperlukan metode penunjang diagnostik yang akurat untuk mengidentifikasinya dengan cepat dan tepat. Patient Health Questionnaire-9 (PHQ-9) banyak digunakan karena kemudahannya, namun memiliki keterbatasan subjektivitas. Sementara itu, penggunaan Electroencephalography (EEG) band power menawarkan pendekatan objektif dalam menilai aktivitas listrik otak terkait depresi. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran perbandingan akurasi dari kedua metode dalam mengidentifikasi gangguan depresi melalui analisis Receiver Operating Characteristic. Penelitian ini merupakan studi akurasi tes diagnostik komparatif dengan desain observasional analitik menggunakan pendekatan cross-sectional berbasis kasus-kontrol, yang melibatkan 70 partisipan dari kelompok depresi mayor (n=34) dan kelompok kontrol sehat (n=36) dengan Structured Clinical Interview for DSM-IV sebagai gold standard. Hasil penelitian menunjukan tidak ada perbedaan akurasi yang signifikan (p>0.05), antara PHQ-9 dan EEG band power. Kedua metode ini menunjukan performa yang optimal dengan akurasi 96% (PHQ-9) dan 86-92% (EEG). Melalui nilai parameter diskriminatif yang memadai, EEG band power yang menggambarkan abnormalitas aktivitas listrik di otak dan PHQ-9 yang mengkuantifikasi gejala dapat saling melengkapi hasil pemeriksaan wawancara klinis berdasarkan DSM-5. Dengan begitu, penelitian ini juga menyoroti pentingnya pengintegrasian kedua metode ini dapat menjadi strategi yang lebih komprehensif dalam memperkuat objektivitas proses pemeriksaan klinis gangguan depresi mayor di masa depan.  

Major depressive disorder is a multifactorial mental-emotional condition involving biological, psychological, and social aspects, significantly affecting individuals’ mental processes and daily activities. Currently, its diagnosis is predominantly based on clinical interviews guided by the Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders (DSM). As a highly prevalent mental health disorder, accurate diagnostic support methods are needed to facilitate timely and precise identification. The Patient Health Questionnaire-9 (PHQ-9) is widely used due to its simplicity but is limited by its subjective nature. Conversely, the use of Electroencephalography (EEG) band power provides an objective approach to assess brain electrical activity associated with depression. Therefore, this study aims to compare the diagnostic accuracy of both methods in identifying depressive disorders using Receiver Operating Characteristic (ROC) analysis. This research employs a comparative diagnostic test accuracy design with an analytical observational, cross-sectional, case-control approach, involving 70 participants comprising a major depressive disorder group (n=34) and a healthy control group (n=36), using the Structured Clinical Interview for DSM-IV as the gold standard. The results showed no statistically significant difference in accuracy (p > 0.05) between PHQ-9 and EEG band power. Both methods demonstrated optimal performance, with accuracies of 96% (PHQ-9) and 86–92% (EEG). With adequate discriminatory parameters, EEG band power which reflects abnormalities in brain electrical activity and PHQ-9 which quantifies depressive symptoms can serve as complementary tools to clinical interviews based on DSM-5. This study thus highlights the potential of integrating both methods as a more comprehensive strategy to enhance the objectivity of clinical assessments for major depressive disorder in the future.

Kata Kunci : Gangguan Depresi Mayor, Electroencephalography Band Power, Patient Health Questionnaire-9, Receiver Operating Characteristic

  1. S2-2025-509698-abstract.pdf  
  2. S2-2025-509698-bibliography.pdf  
  3. S2-2025-509698-tableofcontent.pdf  
  4. S2-2025-509698-title.pdf