Penentuan lokasi potensial untuk pengembangan agrowisata di kabupaten Dati II Kulonprogo
Endang Siwi Sapti Harini, Drs. Sujali, M.S.; Drs. H.B.S. Eko Prakoso, M.SP.
1999 | Skripsi | S1 PEMBANGUNAN WILAYAHKabupaten Dati II Kulon Progo mempunyai potensi pertanian yang relatif cukup baik dart dapat dimanfaatkan untuk pengembangan agrowisata. Meskipun demikian, potensi tersebut belum dimanfaatkan secara optimal. Berdasarkan permasalahan tersebut maka penulis tertarik untuk mengadakan penelitian dengan judul “-Penentuan Lokasi Potensial Untuk Pengembangan Agrowisata di Kabupaten Dati II Kulon Progo". Tujuan penelitian ini adalah untuk menentukan lokasi-lokasi potensial (kecamatan) untuk pengembangan agrowisata beserta jenis agrowisata yang dikembangkan. Selain itu juga berthjuan untuk menentukan perwilayahan pengembangan agrowisata di Kabupaten Dati II Kulon Progo. Penelitian ini rnenggunakan metode penelitian survai, di mana penelitian ini lebih menitikberatkan pada survai instansional karena penekanan analisisnya adalah pada analisis data sekunder. Teknik analisa data yang digunakan adalah telcnik klaafikasi, skoring, dan reklasifikasi. Selain itu juga digunakan analisis kesesuaian Jabal] untuk mengetahui lokasi potensial pengembangangan agrowisata, sedangkan untuk menentukan jenis komoditas pertanian unggulan digunakan analisis Location Quotient (LQ). Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa dua wilayah kecamatan yang berpotensi tinggi (16,66%), lima kecamatan berpotensi sedang (41,67%), dan lima kecamatan yang lain merupakan wilayah kecamatan yang berpotensi rendah Pengembangan agrowisata di Kabupaten Dati II Kulon Progo dibagi menjadi tiga wilayah pengembangan agrowisata, yaitu (i) wilayah pengembangan agrowisata sayuran, buah-buahan dan perkebunan, (ii) wilayah pengembangangan agrowisata perkebunan dan bush-bnaban, dan (iii) wilayah pengembangan agrowisata sayuran dan buah-bilabar Janis komoditas pertanian unggulan yang dapat dimanfaatkan sebagai obyek agrowisata terdiri dari tiga kelompok, yaitu : sayuran, buah-buahan, dan perkebunan. Jeni.s komoditas pertanian nngsulan untuk pengembangan agrowisata di lokasi-lokasi potensial terdiri dan 35 jenis komoditas unggulan yang terdiri dari 10 jenis komoditas sayuran, 14 jenis komoditas buah-buahan, dan 11 jenis komoditas perkebunan. Pengembangan agrowisata di Kabupaten Dati II Kulon Progo dibagi menjadi tiga yang terdiri dari (1) wilayah pengembangan agrowisata perkebunan dan buah-buahan meliputi Kecamatan Samigaluh, Girimulyo, Kokap, dan Kalibawang; (2) wilayah pengembangan agrowisata buah-buahan dan sayuran meliputi Kecamatan Sentolo, Penpsih, Nangiplan dan Lendah; (3) wilayah pengembangan agrowisata buah-buahan, sayuran dan perkebunan meliputi Kecamatan Temon, Wales, Panjatan dan Galur.
-
Kata Kunci : Agrowisata,Pengembangan wisata,Kulonprogo,DIY