Laporkan Masalah

Kajian kandungan protein dan logam berat pada tepung ikan yang diproduksi di beberapa daerah di Jawa Timur

WIJAYA, Yuni Irawati, Prof.drh. Hastari Wuryastuti, MSc.,Ph.D

2004 | Tesis | S2 Sain Veteriner

Penelitian dikerjakan dengan tujuan untuk mengetahui kandungan protein dan logam berat pada tepung ikan yang diproduksi oleh industri kelas menengah di beberapa daerah di Jawa Timur. Penelitian dikerjakan dalam 2 tahap: (1) tahap observasi lapangan dan (2) tahap analisa laboratorik yang meliputi pemeriksaan kadar protein dan logam berat tembaga (Cu), timbal (Pb) dan kadmium (Cd) terhadap 10 sampel tepung ikan yang berasal dari perusahaan-perusahaan tepung ikan yang berada di Surabaya, Sidoarjo dan Banyuwangi. Kadar protein dianalisa dengan menggunakan metode Kjeldahl. Kadar logam berat diperiksa dengan metode Atomic Absorption Spectrophotometer (AAS). Data pemeriksaan dianalisa secara statistik menggunakan uji T. Rata-rata kadar protein pada 10 sampel tepung ikan adalah 53,83% ± 3,250 dan kandungan logam berat Cu sebesar 0,000757 μg/g ± 3,250, Pb sebesar 0,003437 μg/g ± 3,250 dan Cd sebesar 0,001735 μg/g ± 3,250. Dari hasil dapat diambil kesimpulan bahwa tepung ikan yang diproduksi di beberapa daerah di Jawa Timur mempunyai kadar protein yang sesuai dengan kadar protein yang ditetapkan oleh Standar Nasional Indonesia dan mempunyai kadar logam berat Cu, Pb dan Cd di bawah batas maksimal kandungan logam berat Cu, Pb dan Cd pada ikan.

The objective of this research was to study the protein and heavy metal concentrations in fish meal produced by middle industry in several areas in East Java. The research was done in to 2 phase: (1) field study and (2) laboratory study to analyze the protein and heavy metal concentrations in fish meal produced by middle industry in Surabaya, Sidoarjo and of Banyuwangi. The concentration of protein was measured using Kjehdahl method whereas Atomic Absorption Spectrophotometer (AAS) tehnique was used to determine the heavy metal concentration. All the data were analyzed statistically using T test. Mean concentration of protein in this study 53,83% ± 3,250 where as the concentration of Cu, Pb and Cd were 0,000757 μg /g ± 3,250; 0,003437 μg/g ± 3,250; 0,001735 μg/g ± 3,250 respectively. Based on the results could be concluded that protein concentration in this study meet the protein concentration recommended by Indonesian National Standard. The concentration of Cu, Pb and Cd were still under maximum limit recommended in fish meal.

Kata Kunci : Pakan Ikan,Pengolahan Tepung,Kandungan Protein dan Logam Berat, Fish Meal, Content Protein, Heavy Metal


    Tidak tersedia file untuk ditampilkan ke publik.