Laporkan Masalah

Pemakaian alat kontrasepsi menurut kondisi sosial ekonomi dan kualitas pelayanan di kecamatan Lakbok Kabupaten Ciamis Jawa Barat

Eneng Garnika, Drs. Alip Sontosudarmo, M.S.

1998 | Skripsi | S1 GEOGRAFI DAN ILMU LINGKUNGAN

Penelitian ini dilakukan di wilayah Perwakilan Kecamatan Lakbok dengan mengambil judul "Pemakaian Alat Kontrasepsi menurut Kondisi Sosial Ekonomi dan Kualitas Pelayanan ". Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui perbedaan karakteristik sosial ekonomi dan demografi serta faktor¬faktor yang mempengaruhi pemakaian alat kontrasepsi di dua desa di Perwakilan Kecamatan Lakbok. Penelitian dilaksanakan di Kecamatan Lakbok mengambil Desa Kelapasawit dan Baregbeg sebagai sampel dengan pertimbangan bahwa desa sampel berbeda dalam tingkat pemakaian kontrasepsi/partisipasi KB, dan jarak tempuh serta kemudahan untuk mendapatkan pelayanan. Responden dalam penelitian ini yaitu isteri PUS yang berusia 25-49 tahun, sedangkan jumlahnya masing-masing desa 100 responden, dengan pengambilan secara acak. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan responden dengan menggunakan pertanyaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kondisi sosial, ekonomi, demografi dan kualitas pelayanan Desa Kelapasawit lebih balk dibanding Desa Baregbeg, selain itu juga partisipasi KB Desa Kelapasawit lebih tinggi dibanding partisipasi KB yang ada di Desa Baregbeg. Hasil lainnya adalah bahwa ada hubungan antara pemakaian alat kontrasepsi dengan tingkat pendidikan baik itu di Desa Kelapasawit maupun di desa Baregbeg. Di Desa Kelapasawit semakin rendah tingkat pendidikan semakin besar persentase yang memakai kontrasepsi, sebaliknya di Desa Baregbeg dengan semakin tingginya tingkat pendidikan maka semakin besar pula persentase yang memakai. Tingkat pendapatan keluarga dengan pemakaian menunjukkan adanya hubungan, baik di Desa Kelapasawit atau di Desa Baregbeg. Desa Kelapasawit semakin rendah tingkat pendapatan responden semakin besar persentase yang memakai, sedangkan di Desa Baregbeg semakin tinggi tingkat pendapatan responden maka semakin besar persentase yang memakai. Di sisi lain kualitas pelayanan yang metiputi ketersediaan pilihan, kualitas informasi, hubungan interpersonal dan pelayanan lanjutan, dengan pemakaian alat kontrasepsi tidak semua kriteria menunjukan adanya hubungan bik itu di Desa Keiapasawit maupun di Desa Baregbeg. Untuk kriteria ketersediaan pilihan dengan pemakaian alat kontrasepsi di Desa Kelapasawit tidak menunjukan adanya .hubungan, semua responden baik akseptor maupun bukan akseptor menyatakan alat kontrasepsi yang tersedia memadai, sedangkan di Desa Baregbeg menunjukan adanya hubungan dimana semakin besar persentase yang menyatakan alat yang tersedia memadai semakin besar persentase yang memakai alat kontrasepsi. Untuk kualitas informasi denan pemakaian alat kontrasepsi, di Desa Kelapasawit dan di DesaBaregbeg menunjukan adanya hubungan negatif, dimana baik di Desa Kelapasawit maupun Di Desa Baregbeg semakin besar persentase responden yang menyatakan informasi yang diterima kurang jelas, semakin besar persentase yang memakai. Untuk hubungan interpersonal dengan pemakaian alat kontrasepsi menunjukan adanya hubungan negatif baik itu di Desa Kelapasawit maupun di Desa Baregbeg, dimana semakin besar persentase yang menyatakan hubungan interpersonal kurang baik semakin besar persentase yang memakai alat kontrasepsi. Hasil lain untuk mekanisme pelayanan lanjutan dengan pemakaian alat kontrasepsi di Desa Kelapasawit menunjukan adanya hubungan negatif sedangkan di Desa Baregbeg menunjukan adanya hubungan positif. Di Desa Kelapasawit persentase terbesar pemakai alat kontrasepsi menyatakan pelayanan lanjutan dilakukan mundur sedang di Desa Baregbeg persentase terbesar pemakai alat kontrasepsi menyatakan pelayanan lanjutan dilakukan tepat waktultidak pernah mundur.

-

Kata Kunci : Pemakaian alat kontrasepsi, Kualitas Pelayanan,Ciamis,Jawa Barat

  1. S1-1998-84875-Eneng_Garnika-abstract.pdf  
  2. S1-1998-84875-Eneng_Garnika-bibliography.pdf  
  3. S1-1998-84875-Eneng_Garnika-tableofcontent.pdf  
  4. S1-1998-84875-Eneng_Garnika-title.pdf