Laporkan Masalah

PENGARUH SUMBER BENIH, JARAK TANAM DAN DOSIS PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN TANAMAN Gliricidia sepium (Jacq.) Steud. DI WANAGAMA I YOGYAKARTA

MOH. SOFYAN BUDIARTO, Dr. Ir. H. Moch. Na'iem, M.Agr.

1999 | Skripsi | S1 KEHUTANAN

Kayu bakar bagi manusia merupakan sumber energi yang mudah didapat, murah dan mudah diusahakan. Kebutuhan kayu bakar semakin meningkat seiring dengan bertambahnya waktu, terutama pada masyarakat pedesaan. Jenis-jenis tanaman yang digunakan sebagai kayu bakar adalah tanaman yang memiliki nilai kalori tinggi, pertumbuhan cepat, produksi kayu bakar tinggi dan cepat menghasilkan trubusan bila dilakukan pemangkasan. Gliricidia septum adalah salah satu tanaman yang dipergunakan sebagai penghasil kayu bakar di samping manfaat yang lain yaitu sebagai pakan temak, pagar hidup, peneduh dan pupuk hijau. Uji Provenans Gliricidia septum di beberapa negara menunjukkan bahwa provenans dari Guatemala dan Nikaragua adalah varietas terbaik, sehingga perlu dikembangkan di Indonesia dan dibandingkan dengan varietas lokal. Tujuan dilakukannya penelitian ini adalah untuk : 1) Mengetahui adanya interaksi antara perlakuan sumber benih, jarak tanam dan perbedaan dosis pupuk. 2). Membandingkan variasi pertumbuhan dan kemampuan daya adaptasi tanaman G. septum dari sumber benih yang berbeda. 3). Mengetahui pengaruh perlakuan jarak tanam dan dosis pupuk NPK terhadap pertumbuhan tanaman G.sepium. Percobaan ini menggunakan rancangan split-split plot yang disusun secara faktorial 3 x 3 x 4, yaitu tiga sumber benih : Guatemala, Nikaragua, dan Lokal (Wanagama); tiga jarak tanam : 2 x 2, 2 x 4, 4 x 4 meter dan empat perlakuan dosis pupuk : 0, 50, 100, 150 gram. Sumber benih digunakan sebagai main plot, jarak tanam sebagai sub plot dan perbedaan dosis pupuk NPK sebagai sub-sub plot. Jumlah blok 3 dan treeplot untuk setiap unit eksperimen 16. Jumlah unit eksperimen seluruhnya adalah J-x 3 x 4 x 3 = 108, sehingga total bahan tanaman yang yang ditanam adalah 108 x 16 = 1.728, sedang pengamatan dilakukan pada inner plot, yaitu 108 x 4 = 432 semai. Parameter yang diamati adalah persen hidup, jumlah cabang, tinggi dan diameter tanaman. Analisis statistik menggunakan uji F hitung dan uji DMRT unhik mengetahui letak beda nyata dari perlakuan yang diberikan. Penelitian ini dimulai bulan September 1997 sampai bulan September 1998. Manfaat yang diharapkan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sumber benih terbaik, perlakuan jarak tanam dan dosis pupuk yang optimal bagi pertumbuhan tanaman glirisidia. Basil penelitian menunjukkan bahwa perbedaan sumber benih dan dosis pupuk NPK berbeda nyata untuk parameter tinggi, diameter dan jumlal1 cabang tanaman. Sedangkan jarak tanam tidak mempengaruhi secara nyata untuk ketiga parameter. Interaksi diantara dua perlakuan tidak ada yang menunjukkan perbedaan nyata, sedangkan untuk interaksi ketiga perlakuan menunjukkan perbedaan nyata untuk parameter jumlah cabang. Sumber benih dari Guatemala menunjukkan yang terbaik untuk parameter tinggi (213,248 cm), diameter (3,7417 cm) dan jumlah cabang (5,755), dan dosis pupuk NPK 150 gram adalah dosis terbaik bagi partumbuhan cabang tanaman (5,199). Jarak tanam sampai pengamatan terakhir belum menunjukkan pengaruhnya terhadap pertumbuhan tanaman .

Fuelwood is one of the important energy source, because that is easy to get, cheaper and easy to be established. The consumption of fuelwood increasing, as followed the time specialy in village comunity. Species that usually use as fuelwood, must have a high callory value, fast growing species, easly produces bud after cutting and high productifity of fuelwood. Gliricidia septum is one of the spesies that has high fuelwood production, but also have other benefits, such as fooder, living fence, green manure, shadow crops,etc. The Provenance Trials of Gliricidia septum in some countries, showed that Guatemala and Nikaragua provenance were the best seedsources, for that reason, these species needed to be developed in Indonesia and needed to compared with local variety. The objective of this research are: 1). To know the interaction. 0etween treatment (seed source, spacing and fertilizer) on G. septum growth. 2). To compare of plant growth variation and adaptation capability from diferent seed sources. 3). To identify the best spacing and and to get the optimal oflevel NPK fertilizer for G. septum growth. This research used the split-split plot design,and that was composed as factorial by 3 x 3 x 4, they were 3 seed sources: Guatemala, Nikaragua, and Lokal (Wanagama I); 3 spacing : 2 x 2, 2 x 4, 4 x 4 meter and 4 dosages ofNPK fertilizer : 0 , 50 , 100, 150 gram per tree. Seed sources as main plot, spacing as sub plot and different dosages of fertilizer as sub-sub plot. The number ofbloks are 3, the number treeplots per seedlot are 16, and the total of unit experiment are 3 x 3 x 4 x 3 = 108. The total number of seedling were been planted are 108 x 16 =1728, and number plant were observed (inner plot) are 108 x 4 = 432. The characters were observed are trees adaptation (survival), number of branch, high and diameter of the trees. The data will be analized by analisis of varians and continued by DMR T to identified significansi of the treatments. This research have been started from September 1997 until September 1998. The benefit of this research are to know the best seedsources, to identified the optimal spacing and to get the best of dosage NPK vertilizer for gliricidia growth in Wanagamal The result showed that diferent seedsources and dosage NPK vertilizer significanly, had the stem height, stem diameter and number of branching. Different spacing no significant on all growth parameters were observed. The interaction between two treatment did not indicate significanly, but interaction on three treatment showed significanly on number of branch. The best seed sources for stem high (312.248 cm), stem diameter (3,7417cm) and number of brancing (5,755) growth from Guatemala and 150 gram ofNPK vertilizer result the best for number of brancing growth (5,119). Spacing no one indicate significanly to all growth parameter until the last observation.

Kata Kunci : sumber benih, jarak tanam, dosis pupuk NPK, Gliricidia sepium

  1. Abstract.pdf  
  2. Bibliography.pdf  
  3. Table_of_Content.pdf  
  4. Title.pdf